Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

strategi promosi

Diposkan oleh irfan on Friday, September 12, 2014





A. Konsep dan Arti Penting Promosi
Komunikasi pemasaran atau disebut juga dengan promosi adalah proses mengkomunikasikan informasi yang bermanfaat tentang suatu perusahaan atau produk untuk mempengaruhi pembeli potensial. Sedangkan tujuan promosi yaitu untuk membantu tercapainya tujuan pemasaran dan tujuan perusahaan secara lebih luas.  Perusahaan dapat mendasarkan program-program promosinya pada satu atau lebih tujuan berikut:
1.     Memberikan informasi.
2.    Meningkatkan penjualan.
3.    Menstabilkan penjualan.
4.    Memposisikan produk.
5.    Membentuk citra produk.

Sedangkan peranan promosi dalam bauran pemasaran dapat dilihat pada bagan 1 berikut.
Bagan 1
Peranan promosi dalam Bauran Pemasaran




Tujuan pemasaran keseluruhan
 


 
















Para manajer pemasaran menentukan tujuan dari strategi promosi yang merupakan kombinasi optimal dari bauran promosi  berdasarkan tujuan pemasaran keseluruhan bagi penentuan bauran pemasaran dalam menjangkau target pasarnya. Dengan menggunakan tujuan secara keseluruhan, pemasar menggabungkan elemen-elemen dari bauran promosi dalam suatu rencana yang terkoordinasi. Rencana promosi kemudian menjadi sebuah bagian yang terintegrasi dari strategi pemasaran untuk menjangkau target pasar.

B. Hierarchy of Effect Models dan Konsep AIDA
Dalam mengembangkan komunikasi yang efektif, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pemsar. Pertama, pemsara perlu mengidentifikasi audiens yang dituju dengan cara menganalisis penilaian citra pelanggan tentang produk, perusahaan dan pesaingnya. Kemudian menentukan tujuan komunikasi tersebut, pada dasarnya tujuan akhir dari promosi adalah untuk menjadikan seseorang/calon pembeli potensial membeli suatu produk maupun jasa yang ditawarkan suatu organisasi bisnis maupun nirlaba.  Tanggapan terakhir yang diinginkan adalah pembelian, kepuasan yang tinggi, dan word of mouth yang baik. Namun, pembelian adalah suatu hasil kahir dari suatu proses pengambilan keputusan yang panjang, kounikator perlu mengetahui bagaimana menggerakkan audiens sasaran ke tingkat kesiapan untuk membeli yang lebih tinggi. Pemasar mungkin menginginkan tanggapan kognitif (cognitive), afektif (affective) dan perilaku (behavioral) konsumen dengan cara menanamkan kesadaran ke dalam pikiran konsumen, mengubah sikapnya, atau membuat konsumen bertindak. Ada empat model tahap respon konsumen yang berbeda, yang dikenal dengan model hirarki respon (response hierarchy models) seperti terlihat pada gambar berikut.

Gambar 1
Response Hierarchy Models


 














Berbagai model di atas mengasumsikan pembeli selalu melalui tahapan dengan urutan cognitive, affective, dan behavioral.
Ø  Urutan learn-feel-do (belajar, merasakan, melakukan) ini sesuai ketika para audiens memiliki keterlibatan yang tinggi dan mempersepsikan sebuah produk memiliki diferensiasi (faktor-faktor yang membedakan produk yang satu dengan lainnya) yang tinggi, misalnya dalam proses membeli mobil.
Ø  Sedangkan alternatif urutan lain seperti do-feel-learn (melakukan, merasakan, belajar) cocok ketika konsumen memiliki keterlibatan tinggi dalam pencarian produk namun menganggap kategori produk tersebut tidak memiliki tingkat diferensiasi yang rendah, misalnya dalam pembelian produk alumunium.
Ø  Alternatif urutan ketiga, yaitu learn-do-feel (belajar, melakukan, merasakan) relevan ketika konsumen memiliki keterlibatan yang rendah terhadap produk dan menganggap produk memiliki tingkat diferensiasi yang rendah, misalnya ketika membeli garam.

      Dengan memilih urutan yang benar, pemasar dapat melakukan pekerjaan dengan lebih baik dalam perencanaan komunikasi. Dengan menggunakan asumsi bahwa pembeli dengan tingkat keterlibatan tinggi pada kategori produk dan dirasakan adanya perbedaan yang tinggi dalam kategori, digambarkan model hirarchy-of-effects yang terdiri dari:
1.     Awareness (kesadaran): bila sebagian besar target audience tidak aware (tidak menyadari) terhadap suatu objek, maka tugas komunikator adalah membangun awareness tersebut, mungkin dengan penyebutan nama atau pengulangan pesan. 
2.    Knowledge (pengetahuan): sekalipun target audiens menyadari keberadaan suatu objek, mereka mungkin hanya memiliki pengetahuan yang sedikit atau tidak sama sekali. Untuk itu diperlukan kreativitas bahkan kegiatan seperti kontes untuk meningkatkan pengetahuan mereka.
3.    Liking (menyukai): jika target audience telah mengetahui suatu produk, bagaimana perasaan mereka terhadap produk tersebut? Pemasar harus berupaya agar produk mereka disukai oleh target audience.
4.    Preference (kecenderungan pilihan): target audience mungkin saja menyukai suatu produk namun belum tentu ia memilih produ tersebut dibandingkan produk yang lain. Pada tahap ini komunikator perlu membangun preferensi konsumen dengan mempromosikan kualitas, nilai, performa, serta fitur produk lainnya.
5.    Conviction (meyakinkan): seorang target audience mungkin telah memiliki preferensi untuk produk tertentu namun tidak memiliki keyakinan untuk membelinya. Karena itu salah satu cara yang harus dilakukan adalah membangun keyakinan konsumen bahwa merek produk tersebutlah yang terbaik bagi konsumen.
6.    Purchase (membeli): sebagian target audience mungkin telah memiliki keyakinan terhadap suatu produk namun tidak cukup untuk membuat mereka melakukan pembelian. Komunikator kemudian harus menggiring konsumen pada langkah terakhir yaitu melakukan pembelian, mungkin dengan memberikan harga murah, atau menawarkan harga premium, atau membiarkan konsumen mencoba produk.

Suatu model yang digunakan untuk menjangkau tujuan promosi yaitu konsep AIDA (Attention/perhatian, Interest/minat, Desire/keinginan, Action/tindakan). Pada dasarnya pemasar perlu meraih perhatian (attention), menarik (interest), menimbulkan keinginan (desire), dan mampu membuat orang bertindak (action). Model ini mengemukakan bahwa konsumen memberi respons dari pesan pemasaran dalam urutan kognitif (berpikir), afektif (perasaan), dan konatif (melakukan). Pertama, manajer promosi menarik perhatian seseorang dengan suatu pendekatan tertentu, misal dengan menggunakan periklanan, promosi penjualan ataupun penjualan personal. Kemudian suatu presentasi penjualan yang baik, demonstrasi, atau iklan menciptakan minat terhadap produk sehingga perusahaan berusaha menciptakan suatu fitur produk khusus yang  dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Akhirnya, penawaran khusus tersebut ditujukan untuk memperoleh tindakan pembelian.

C. Bauran Promosi
Bauran promosi kombinasi metode promosi yang digunakan untuk meningkatkan penerimaan produk-produknya. Terdapat empat metode komunikasi yaitu:

1. Periklanan
Yaitu penyajian penjualan non personal yang dikomunikasikan melalui bentuk media atau non-media untuk mempengaruhi sejumlah besar konsumen. Adapun bentuk-bentuk periklanan antara lain suratkabar, majalah, radio, televisi, radio, internet, surat dan telemarketing. Bentuk periklanan yang terbaru adalah advetorial (iklan cetak dengan isi editorial yang menyerupai isi majalahatau koran), infomercial (misal TV commercial selama 30 menit berisi demonstrasi produk), dan banner (tanda kecil pada halaman iklan Web yang dapat diklik untuk mendapat tawaran utuhnya).
Pemilihan media atau bentuk periklanan didasarkan pada berbagai faktor, yaitu:
a.    Produk yang diiklankan
b.    Sistem dstribusi produknya
c.    Editorial
d.    Kemampuan teknis media
e.    Strategi periklanan saingan
f.    Sasaran yang dapat dicapai
g.    Karakteristik media
h.    Biaya

Salah satu keuntungan dari periklanan adalah kemampuannya untuk mengkomunikasikan kepada sejumlah besar orang pada satu waktu. Dengan demikian biaya kontak per orang jadi rendah. Keunggulan iklan adalah mampu menjangkau massa (misal melalui TV) dan juga target yang sempit (misal melalui iklan cetak dalam majalah tertentu). Namun demikian kelemahannya adalah biaya keseluruhan penggunaan iklan adalah mahal meskipun biaya per kontak relatif murah.
Dalam menegembangkan suatu program periklanan, pemasar perlu memperhatikan motif pembeli dan pasar sasaran. Keputusan periklanan meliputi 5M:
·         mission (apa tujuan iklan)
·         money (berapa banyak uang yang dikeluarkan)
·          message (pesan apa yang seharusnya dikirim)
·          media (media apa yang seharusnya digunakan)
·         measurement (bagaimana hasilnya dievaluasi)

Perencanaan dan pengendalian iklan yang baik dapat dilihat dari pengukuran efektivitas iklan. Pengiklan mencoba mengukur efek komunikasi via iklan, yaitu efek potensialnya terhadap kesadaran (awareness), pengetahuan (knowledge), dan preferensi konsumen serta pada penjualan.

Tujuan periklanan dapat dikelompokkan berdasar tujuannya yaitu:
·         Informative advertising, bertujuan untuk menginformasikan (to inform) atau untuk membangun primary demand konsumen, biasa digunakan pada tahap perkenalan produk.
·         Persuative advertising, bertujuan untuk meyakinkan (to persuate) atau untuk membangun selective demand konsumen dibanding merek tertentu, biasa digunakan pada saat produk mulai mengalami persaingan. 
·         Reminder advertising, bertujuan untuk mengingatkan (to remembering), biasa digunakan pada tahap kedewasaan. 

2. Penjualan personal/pribadi
Yaitu presentasi penjualan secara personal yang digunakan untuk mempengaruhi satu konsumen atau lebih. Penjualan personal membutuhkan keahlian dari tenaga penjualan untuk mempengaruhi tingkat permintaan konsumen akan suatu produk. Penjualan pribadi merupakan suatu situasi pembeian dimana dua pihak atau pembeli dan penjual berkomunikasi untuk mempengaruhi satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu. Pembeli berkeinginan meminimalkan biaya dan memastikan kualitas produk sedang penjual berkeinginan memaksimalkan pendapatan dan keuntungan.  Gagasan yang akhir dari penjualan pribadi adalah terciptanya hubungan jangka panjang antara tenaga penjual dengan seorang pembeli. Penjualan ini desebut dengan penjualan hubungan (relationship selling) dimana tujuannya adalah tidak sekedar meningkatkan penjualan namun lebih pada penciptaan hubungan keterikatan dan loyalitas konsumen. Konsep ini lebih sesuai untuk diterapkan pada barang jenis industri atau  bisnis seperti mesin-mesin alat berat atau sistem computer.

3. Promosi penjualan
Yaitu serangkaian aktivitas yang dimaksudkan untuk mempengaruhi konsumen. Promosi penjualan terdiri dari semua kegiatan pemasaran selain penjualan pribadi, iklan dan humas. Promosi penjualan biasanya merupajkan alat jangka pendek yang digunakan untuk merangsang permintaan secepatnya. Promosi penjualan biasanya lebih mempengaruhi perilaku dibandingkan dengan sikap, karena itu sasaran  promosi penjualan lebih ditujukan pada pencapaian target pelanggan sehubungan dengan perilaku umum, misal apakah konsumen loyal terhdap produk Anda atau lebih pada produk pesaing? Apakah konsumen akan berpindah merek guna mencari kesepakatan yang lebih baik? Apakah konsumen hanya membeli produk yang murah dan tidak peduli apa pun? Strategi promosi penjualan yang dapat dilakukan adalah rabat/ potongan harga, kupon, sampling/ pemberian sampel gratis, pameran dagang, dan kontes dan undian
Penentuan alat promosi tergantung pada perilaku umum target konsumen atau tipe pembeli yang dituju.
·         Misal para pemasar yang menargetkan pada para pemakai loyal  maka mereka hanya tidak perlu merubah perilaku mereka namun dengan memperkuat loyalitas atau meningkatkan penggunaan produk. Untuk itu alat yang efektif dapat digunakan adalah dengan memberi imbalan konsumen untuk pembelian ulang.
·         Apabila tipe pembeli yang dutuju sering membeli produk pesaing, maka pemasar perlu berupaya menghentikan loyalitas produk pesaing dan membujuk untuk berealih ke merek produknya dengan cara memberikan sample untuk memperkenalkan keunggulan kualitas produknya dan juga dengan mengadakan undian, kontes atau premi yang menciptakan minat terhadap produk tersebut.
·         Apabila tipe pembeli yang dituju suka membeli  beragam produk maka pemasar berupaya membujuk untuk membeli merk produknya lebih sering, yaiotu dengan cara memberikan kupon, paket potongan harga, dan paket bonus dan juga dengan melakukan kesepakatanperdagangan yang mebenatu produknya lebih tersedia di pasar disbanding produk pesaing.
·         Apabila tipe pembeli yang dituju suka membeli produk yang kurang mahal atau relatif murah, maka pemasar berupaya memberikan harga murah atau denga menawarkan nilai tambah yangmenjadikan harga menjadi kurang penting yaitu dengan cara memberikan kupon, paket potongan harga, pengebalian dana, atau dengan kesepakatan perdagangan untuk mengurangi harga suatu merek yang mungkin dibeli konsumen.

4.     Hubungan Masyarakat
Yaitu suatu bentuk hubungan masyarakat yang dilakukan dengan tujuan menciptakan atau memelihara kesan yang menyenangkan bagi masyarakat akan suatu produk atau perusahaan. Perusahaan berusaha membangun hubungan yang baik dengan cara berkomunikasi dengan masyarakat umum termasuk calon pelanggannya. Hubungan masyarakat juga digunakan untuk membuat klarifikasi publisitas yang merugkan konsumen atau untuk menyiarkan informasi mereka kepada masyarakat.  Strategi yang biasanya dilakukan perusahaan antara lain acara khusus, rilis berita, dan konferensi pers.

D. Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated marketing Communication/IMC)
IMC adalah suatu konsep perencanaan komunikasi pemasaran yang menitikberatkan pada nilai tambah dari rencana yang komprehensif melalui penggunaan kombinasi alat promosi pemasaran sehingga melalui integrasi pesan yang berbeda, didapat arah komunikasi yang jelas, konsisten, dan maksimum sehingga diharapkan berdampak pada pejualan yang lebih besar.
Keperpaduan tidak hanya melalui penggunaan macam alat promosi pada satu segmen untuk satu merek atau produk, tetapi juga pada segmen pasar yang berbeda dan untuk mengkomunikasikan produk yang berbeda.
Efektivitas hasil tergantung pada keterpaduan alat-alat promosi yang tepat dan memenuhi persyaratan komunikasi yang efektif.
Dalam memutuskan paduan komunikasi pemasaran, pemasar perlu mengevaluasi keunggulan masing-masing alat promosi dibanding biaya yang dikeluarkan. Pemasar juga perlu mempertimbangkan beberapa faktor sebagai berikut.

1.  Tipe produk-pasar
Alat promosi yang biasa digunakan untuk pasar konsumen berbeda dengan pasar bisnis, Pada pasar konsumen, pemasar lebih umum menggunakan promosi penjualan, periklanan, penjualan pribadi, dan PR.
      Perusahaan umumnya mengarahkan promosinya pada target pasar. P&G lebih mengarahkan promosinya pada acara TV yang banyak ditonton wanita, karena wanita dianggap sebagai penentu pembelian kebutuhan rumah tangga.

2.  Strategi dorong-tarik (push and pull strategy)
Salah satu faktor yang mempengaruhi bauran promosi adalah apakah perusahaan akan menggunanakan strategi  mendorong  (pull strategy) atau strategi menarik (push strategy). Perusahaan menerapkan dua strategi promosi yaitu pull strategy dan push strategy untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan meningkatkan kerja sama yang lebih baik dari anggota saluran.

Sumber : Evans. Joel R, Barry Berman, William J.Wellington, Marketing Essentials.
Pull Strategy
    Skema dari strategi ini dapat dilihat sebagai berikut.
 




        Strategi menarik atau pull strategy merupakan strategi yang dilakukan oleh perusahaan dengan cara menarik yaitu dengan memfokuskan upaya promosi kepada konsumen akhir atau pemimpin opini daripada mencoba menjual kepada grosir.  Pada intinya strategi ini dilakukan dengan cara merangsang permintaan konsumen untuk memperoleh distribusi produk. Strategi ini dapat juga berkaitan dengan promosi bila fokus utama perusahaan adalah membangun permintaan selektif dan kesetiaan merek oleh konsumen potensial yang dilakukan melalui media iklan. Pemberian sampel besar-beasran, iklan konsumen perkenalan, kampanye, maupun kupon merupakan bagian dari strategi pull.
Dalam kaitannya dengan distribusi sebuah contoh sederhana misalnya, suatu iklan pakaian yang ada di media cetak (majalah) yang menarik minat konsumen sehingga mendorong mereka untuk membelinya. Selanjutnya konsumen mencari produk tersebut ke distributor dan distributor akan membelinya dari produsen. Contoh lainmisalnya Colgate-Palmolive mengirimkan sampel sebanyak tiga puluh uta produk baru pasta gigi  Colgate Total ke dokter gigi di seluruh negara untuk enciptakan permintaan. Pada saat konsumen mulai menginginkan produk tersebut, pengecer memesan barang tersebut dari grosir. Grosir, dihadapkan dengan naiknya permintaan, kemudian memesan barang dari pabrik.
Push Strategy
Skema dari strategi ini dapat dilihat sebagai berikut.

 




     
      Strategi mendorong atau push strategy atau dilakukan oleh perusahaan kepada distributornya agar bekerja sama dengan perantara lainnya untuk melakukan penjualan kepada konsumen akhir. Perusahaan memberikan motivasi berupa penghargaan atau reward kepada distributornya agar mereka melakukan lebih banyak penjualan dan pada akhirnya akan meningkatkan jumlah pelanggan.
Strategi ini dilakukan dengan cara meyakinkan pgrosir atau pengecer untuk berpromosi ke konsumen secara agresif sehingga tercipta peningkatan pembelian konsumen terhadap barang dagangan tertentu.  Konsep ini bisa digunakan untuk produk jasa. Misal, Departemen Pariwisata sebuah negara tertentu mentargetkan promosinya pada agen perjalanan, yang pada gilirannya agen tersebut memberitahukan kepada calon konsumennya tentang beberapa manfaat dan keunggulan dengan berilibur di negara tersebut.


3.  Tahap product life cycle
·        Pada tahap perkenalan, alat promosi yang lebih efektif digunakan adalah iklan dan publisitas (karena efektif biaya), dan personal selling untuk cakupan distribusi), serta sales promotion (untuk membujuk percobaan).
·        Pada tahap pertumbuhan, lebih efektif bila digunakan worth of mouth.
·        Pada tahap kedewasaan, alat promosi yang lebih efektif digunakan adalah sales promotion, iklan, dan personal selling.
·        Pada tahap penurunan, alat promosi yang lebih diperkuat adalah promosi penjualan, sebaliknya iklan dan publisitas sebaiknya diturunkan.

4.  Ranking pasar perusahaan
Pemimpin pasar mengemukakan mendapatkan manfaat yang lebih pada periklanan daripada sales promotion. Dalam menghadapi pesaingnya, periklanan tidak hanya digunakan sebagai strategi agresif untuk meningkatkan pangsa pasar, namun juga untukmempertahankan pangsa pasarnya. Sedangkan pesaing yang lebih kecil mendapatkan manfaat yang lebih pada penggunaan sales promotion dalam bauran komunikasi pemasarannya.

E. Evaluasi Dampak Promosi
      Pemasar dapat mengukur keberhasilan promosinya melalui evaluasi    terhadap pasar sasaran: seberapa besar mereka mengenal atau mengingat pesan, berapa kali mereka melihat pesan, point apa yang mereka ingat, dan bagaimana sikap mereka terhdap produk pada saat sebelum dan sesudah merasakan pesan.  Apabila perusahaan mempunyai target penjualan 10%, maka pada periode berikutnya perusahaan perlu membandingkannya dengan penjualan aktual yang dicapai, Jika sasaran strategi tidak dicapai, perusahaan perlu  merevisi strateginya. 

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers