JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and
Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** The Hack3r *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

Minggu, Januari 02, 2011

Pengertian Istiqomah



1)      Iqomah muqim adalah orang yang bertujuan bermukim lebih dari 4 hari atau bahkan menetap sampai bertahun-tahun asalkan ada niatan  untuk kembali ke tanah kelahirannya. Golongan ini wajib melakukan sholat jum’at bersama ahli jum’at akan tetapi keberadaannya tidak bisa mengesahkan sholat jum’at karena keabsahannya mengikuti pada ahli jum’at.
Istithon adalah orang yang bertempat tinggal ditanah  kelahirannya atau transmigrasi ditempat lain serta tidak  ada niatan  untuk kembali ketanah kelahirannya, golongan ini wajib melakukan sholat jum’at sekaligus mengesahkan sholat jum’at.
( kiroatul ‘ain bifatawa ismail, hal : 81)
2)      Para Ulama berpendapat:
ü      Menurut pendapat Syafi’i dan Hambali: Sholat jum’at sah kecuali dihadiri 40 orang.
ü      Hanafi berpendapat : sah sholat jum’at yang dihadiri 4 orang saja.
ü      Maliki berpendapat ; Sholat jum’at tetap sah, meskipun dihadiri kurang dari 40 orang, namun tidak diwajibkan mengerjakannya bagi orang bertiga atau berempat.
ü      Al-awza’I dan Abu yusuf berpendapat: sah dengan tiga orang saja.
ü      Abu tsawr berpendapat : Sholat jum’at itu seperti sholat-sholat lainnya. Apabila sudah terdapat seorang makmum dan seorang khotib (imam)maka hukumnya sunnah.
ü      Apabila 40 orang musafir berkumpul untuk mendirikan sholat jum’at, maka sholat itu tidak sah. Demikian pendapat 3 imam madzhab. Sedangkan Hanafi berpendapat : sah jika mereka berada di tempat sholat jum’at.
Dalil :                                                   IéKc$g'qù$Jùcüê1 &@2üb#IZ¤<#MÓG
 (Kifatul Akhyar, imam Taqiyudin Abu Bakar Bin Muhammad Al-Husaini, hal: 327)
3)         tiga imam mandzab berpendapat jika penduduk disuatu kampung keluar kampung, kalau mereka mengadakan sholat jum’at maka sholat jum’at itu tidak sah.
Hanafi berpendapat sah jika tempat sholatnya dekat dari kampung.
Dianjurkan jangan mendirikan sholat jum’at  kecuali mendapat izin dari penguasa. Jika sholat jum’at didirikan tanpa izin penguasa, maka sholat jum’at itu tetap sah. Demikian pendapat maliki, syafi’I, hambali. Sedangkan hanafi berpendapat tidak sah kecuali mendapat izin dari penguasa. 
( Rahmah al-Ummah fi Ikhtilaf Al-a’immah,Syeh al-Allamah Muhammad bin Abdurrahman Ad-dimasyqi)
4)      Ada sebuah buku berjudul “Kanzun Najah karangan Syekh Abdul Hamid Kudus, Rebo Wekasan adalah hari Rabu yang terakhir pada bulan Shafar, Atas dasar keterangan tersebut, maka shalat Rebo Wekasan tidak bersumber dari Hadits Nabi saw dan hanya bersumber pada pendapat ahli mukasyafah ulama sufi. Oleh sebab itu, mayoritas ulama mengatakan shalat Rebo Wekasan tidak dianjurkan dengan alasan tidak ada Hadits yang menerangkannya. Ada pula ulama yang membolehkan melakukan shalat Rebo Wekasan, dengan dalih melakukan shalat tersebut termasuk melakukan keutamaan amal (Fadhailul ‘amal). Sebenarnya sholat rebo wekasan/pungkasan itoe tidak ada..sholat rebo wekasan.. hanya istilah aja…yang bener toe Sholat sunnah (sholat hajat 4 rakaat) pada hari rabu terakhir di bulan shofar dan berdo’a meminta perlindungan kepada Allah agar diberi selamat / terhindar dari bala’ dan musibah.
Qolaa Rosulullah saw :

MAN SHOLALAHAA FAQOD ADAA HUQUQQ WAALIDAINI ALAIHI WA ATAMMA BIRROHUMAA
( AN aBI HURAIROH- KHOZINATUL ASROR HALAMAN 40 )
BERSABDA ROSULULLAH SAW :
"Barang siapa yang mengerjakan sholat birrul waalidaini maka ia telah sunguh-sunguh telah menunaikan hak terhadap orang tua nya yang telah diwajibkan atasnya dan telah menyempurnakan birrul waalidaini.
didalam kitab "KHOZINATUL ASROR" HALAMAN 40 disebutkan sbb :
ASH SHOLAWAATIL NWAAFILI 'INDAL ASBAABI 'AARIDLOH
 Artinya:“Dari Ali bin Abi Thalib ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda: “Jika malam nisfu Sya’ban datang, maka sholatlah dimalam harinya dan puasalah pada siang harinya karena sesungguhnya Allah pada saat itu bersamaan dengan tenggelamnya matahari turun ke langit dunia seraya berkata: “Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku sehingga Aku ampuni, adakah orang yang meminta rizki kepada-Ku sehingga Aku beri kepadanya rizki, adakah orang yang sakit sehingga Aku sembuhkan, adakah orang yang begini dan begini hingga terbit fajar. ” (H R. Ibnu Majah No 1388)
5)      bahkan ssekelompok para Ulama ada yang memperolehkan jamak pada waktu di rumah ( tidak bepergian) karena adanyahajat bagi seseorang yang tidak menjadikannyasebagai adat ( kebiasaan)
diperbolehkan jamak karena hajat itu dikatakan oleh Abu Ishak Al-Mirwazi juga dengan menukil kata Al-Qoffal, dan diberitakan oleh Al-khaththabi dari sekolompok ulama Ahli Hadits, dan dipilih dari Ulama Mazhab kita. Diperbolehkannya jamak karena hajat itu juga dikatakan oleh Asyab,yaitu seorang ulama di antara ulama mazhab imam malik.

ﻻﻴﺤﻞﻻﻤﺮﺃ ﺓﺘﺆﻤﻦﺒﺍﷲ ﻮﺍﻠﻴﻮﻡﺍﻻﺨﺮﺍﻦﺘﺴﺎﻔﺮﻤﺴﻴﺮﺓﻴﻮﻢ ﻮﻠﻴﻠﺔﺍﻻﻮﻤﻌﻬﺎﺬﻮﻤﺤﺮﻢ  ﺮﻮﺍه ﺍﻠﺟﻤﺎﻋﺔﺇﻻﺍﻠﻧﺴﺎﺌﻰ             
(Kifatul Akhyar, imam Taqiyudin Abu Bakar Bin Muhammad Al-Husaini, hal: 320)
6)      Tidak diperbolehkan karena dalam syarat sah sholat dijelaskan bahwasanya boleh mengerjakan sholat Qashar asalkan tidak dengan niat maksiat.
( fiqh islam, Sulaiman risyid,H)
7)      Sebagaimana poin no 2 bahwa, seseorang diperbolehkan merangkap (menjama’) shalat zhuhur dengan ashar baik dengan cara taqdim (dikerjakan di waktu zhuhur) maupun dengan cara ta’khir (dikerjakan diwaktu ashar) atau menjama’ antara sholat maghrib dengan isya baik dengan cara taqdim maupun ta’khir apabila ada salah satu sebab diantara perkara berikut ini :
a.      Menjama’ di Arafah dan Muzdalifah; para ulama sependapat bahwa sunnah menjama’ sholat zhuhur dan ashar dengan cara jama’ taqdim pada waktu zhuhur di Arafah, begitu juga antara sholat maghrib dan isya dengan cara ta’khir di waktu isya di Muzdalifah, sebagaimana yang pernah dilakukan Rasulullah saw.
b.      Menjama’ didalam bepergian; menjama’ dua sholat ketika bepergian pada satu waktu dari kedua sholat itu, menurut sebagian besar ulama, adalah diperbolehkan tanpa ada perbedaan apakah dilakukan pada saat berhenti ataukah dalam perjalanan.
c.       Menjama’ diwaktu hujan; Imam Bukhori meriwayatkan bahwa “Nabi saw pernah menjama’ antara sholat maghrib dan isya pada suatu malam yang diguyur hujan lebat.” Keringanan ini hanya khusus bagi orang yang mengerjakan sholat berjama’ah di masjid yang datang dari tempat yang jauh, hingga dengan adanya hujan dan sebagainya, hal itu menjadi penghalang dalam perjalanan. Adapun bagi orang yang rumahnya berdekatan dengan masjid atau orang yang mengerjakan sholat jama’ah di rumah, atau ia dapat pergi ke masjid dengan melindungi tubuh, ia tidak boleh menjama’.
d.      Menjama’disebabkan sakit atau uzur; sebagaimana dikatakan oleh Imam Ahmad, Qodhi Husein, al Khottobi, Mutawalli dari golongan Syafi’i dikarenakan kesukaran di waktu sakit lebih besar daripada kesukaran di waktu hujan.
e.      Menjama’ disebabkan adanya keperluan; Imam Nawawi mengatakan bahwa beberapa Imam membolehkan jama’ kepada orang yang tidak musafir apabila ia ada suatu kepentingan dengan syarat hal itu tidak dijadikannya kebiasaan. Ini juga pendapat Ibnu Sirin dan Asuhab dari golongan Maliki. Menurut al Khottobi bahwa ini juga pendapat dari Qoffal dan asy Syasyil Kabir dari golongan Syafi’i juga dari Ishaq Marwazi dan dari jama’ah ahli hadits.
(sumber : I. Fiqhus Sunnah, II. Buhuts wa Fatawa Islamiyah, III. Minhajul Muslim
8)      Penjelasan:
a.      Menurut kitab bajuri orang yang bbepergian tanpa arah dan tujuan  itu tidak boleh menjama’ dan menqosor sholat karena syaratnya harus dengan tujuan yang ditentukan
b.       Orang tersebut masih diperbiolehkan menqosor dan menjama’ sholat karena masih dihukumi musyafir, penyebab hilangnya status musafir yaitu sudah kembali ke daerahnya orang tersebut, berniat muqim, tinggal selama 4 hari di suatu daerah
c.       Boleh karena orang tersebut bepergiannya karena bekerja bukan hanya supir dan kernet saja, semua orang yang dalam perjalanan yang mencapai jarak musyafatul qosri boleh menjamak qosor dengan catatan tujuan perjalanan tidak diniati maksiat. 
(Bajuri , 202)
(Maktabah Syamila)


0 komentar:

Poskan Komentar

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

KRITIK DAN SARAN ANDA

Pengikut

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (2) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (700) ARTIS (21) ASEAN (4) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (72) BAHASA INGGRIS (104) BAHASA JAWA (6) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (2) BISNIS (68) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (1) CARA BELAJAR SABAR (1) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (13) cerpen (23) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (14) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HUKUM (16) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (7) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (34) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (18) kurikulum (1) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (29) logo (4) lucu (3) makalah (109) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (6) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikankan (637) pendidkan (29) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (86) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (22) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (4) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (10) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (526) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (393) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)
 
Copyright © 2011. Jawa Posting . All Rights Reserved
Home | Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Site map
Design by Herdiansyah . Published by Borneo Templates