Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

MAKALAH ILMU WARIS

Diposkan oleh irfan on Wednesday, January 26, 2011



Pendahuluan
Hukum waris yang dibawa nabi Mihammad SAW. Telah mengubah hukum waris arab pra-islam dan sekaligus merubah struktur hubungan kekerabatannya, bahkan merombak system pemilikan masyarakat tersebut atas harta benda, khususnya harta pusaka.
Sebelumnya dalam masyarakat arab ketika itu wanita tidak diperkenankan ,memiliki harta benda kecuali dari wanita golongan  elite  bahkan wanita menjadi salah satu yang diwariskan. Islam merinci dan menjelaskan melalui Al- qur’an Al- karim bagian tiap- tiap ahli waris dengan tujuan mewujudkan keadilan dibalik masyarakat. Meskipun demikian sampai kini pembagian harta waris masih menjadi penyebab timbulnya hubungan keluarga. Ternyata, disamping karena keserakaan dan ketamakan manusianya, kericuhan itu sering  juga disebabkan oleh kekurangtahuan ahli waris akan hakekat waris dan cara pembagiannya.
Kekuarangan pengetahuan umat islam terhadap disiplin ilmu itu memeng tidak kita pungkiri, bahkan imam Qurtubi telah mengisyaratkannya: “ berapa bangyak manusia sekarang mengabaaikan ilmu faroid”. Karena itu ilmu yang diramalkan yang paling cepat sirna dari permukaan bumi ini juga sebagai separo ilmu agama dalam hal kepemilikan harta. Paro pertama diberikan kepada ilmu fiqih muamalah disaat pelaku masih hidup dan paro kedua diatur oleh fiqih waris setelah seseorang meninggal dunia. Sedangkan sudut  Nadhoriyah At- Tamalluk, waris adalah salah satu penyebab dari pemikiran imam empat sebab yang digagas syar’I. oleh karna betapa pentingnyaa ilmu faroid, maka didalam makalah ini akan dibahas tentang masalah- masalah didalam ilmu faroid.







Pengrtian Ilmu Fara’idh
Fara’idh menurut bahasa adalah bentuk  jama dari bentuk tunggal (mufrad), faridhah yang menpunyai arti mafrudhah yaitu bagian yang sudah ditentukan bagiannya. Sedangkan menurut istilah ilmu fara’idh adalah ilmu yang menbahas tentang harta peninggalan (HP) dan kelompok ahli waris yang menerima bagian  (harta peninggalan). Dengan ilmu fara’idh tersebut, masing- masing ahli waris (warist) yang mempunyai hak mewarisi dapat menerima hak mereka atas harta peniggalan (mauruts.)
Objek ilmu fara’idh adalah pembagian harta peninggalan (HP) kepada ahli waris yang berhak menerima harta peninggalan. Faidah ilmu fara’idh adalah dapat memberikan ahli waris atas harta peninggalan sesuai dengan urutan syari’at islam berdasarkan Al- Qur’an, Al- Hadis, Al- Ijma dan Al- Qiyas.
Bagian yang telah ditentukan Al- Qur’an ada enam macam, yaitu :
1.      Setengah (1/2)
2.      Seperempat (1/4)
3.      Seper delapan (1/8)
4.      Dua pertiga (2/3) dan
5.      Seperenam (1/6). Siapa sajakah ahli waris yang termasuk Ashabul furudh

I.         Ashabul Furudh Yang Berhak Mendapatkan Setengah
Ashabul Furudh yang berhak mendapatkan separo dari harta warisan peniggalan pewaris ada lima, satu dari golongan laki- laki dan empat yang lainnya perempuan. Kelima Ashabul Furud itu ialah suami, anak perempuan, cucu perempuan keturunan laki- laki, saudara kandung perempuan dan saudara perempuan seayah, rinciannya sebagai berikut :
1.      Seorang suami berhak mendapatkan separo harta warisan, dengan syarat apabila pewaris tidak mempunyai keturunan, baik anak laki- laki maupun perempuan, baik anak keturunan itu dari suami tersebut ataupun bukan. Dalilnya adalah firman Allah SWT :
* öNà6s9ur ß#óÁÏR $tB x8ts? öNà6ã_ºurør& bÎ) óO©9 `ä3tƒ £`ßg©9 Ó$s!ur 4 bÎ*sù tb$Ÿ2  Æßgs9 Ó$s!ur ãNà6n=sù ßìç/9$# $£JÏB z`ò2ts? 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur šúüϹqム!$ygÎ/ ÷rr& &úøïyŠ 4  ÇÊËÈ  
Artinya : Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak. jika isteri-isterimu itu mempunyai anak..(Q.S.An- Nisa 12)

2.      Anak perempuan (kandung) mendapat bagian separo harta peninggalan pewaris, dengan syarat :
a.       Pewaris tidak mempunyai laki- laki ( berarti anak perempuan tersebut tidak mempunyai saudara laki- laki)
b.      Apabila anak perempuan itu anak tunggal. Dalilnya adalah firman Allah SWT: “Dan apabila ia ( anak perempuan) hanya seorang, maka ia mendapatkan separo harta warisan yang ada,. Maka anak perempuan pewaris tidak mendapatkan bagian setengah.
3.      Cucu perempuan keturunan anak laki- laki mendapatkan bagian separo, dengan tiga syarat:
a.       Apabila ia tidak mempunayai saudara laki- laki (yakni cucu laki- laki) dari keturunan anak laki- laki.
b.      Apabila hanya seorang (yakni cucu perempuan dari keturunan anak laki- laki tersebut sebagai cucu tunggal)
c.       Apabila Pewaris tidak mempunya anak perempuan ataupun anak laki- laki.
4.      Saudara kandung perempuanakan mendapat sebagian separo  harta warisan dengan tiga syarat:
a.       Ia tidak mempunyai saudara kandung laki- laki.
b.      Ia hanya seorang diri (tidak mempunyai saudara perempuan).
c.       Pewaris tidak mempunyai ayah atau kakek dan tidak pula mempunyai keturunan, baik keturunan laki- laki ataupun keturunan perempuan. Dalilnya adalah firman Allah SWT :
y7tRqçFøÿtGó¡o È@è% ª!$# öNà6ÏFøÿムÎû Ï's#»n=s3ø9$# 4 ÈbÎ) (#îtâöD$# y7n=yd }§øŠs9 ¼çms9 Ó$s!ur ÿ¼ã&s!ur ×M÷zé& $ygn=sù ß#óÁÏR $tB x8ts? 4 uqèdur !$ygèO̍tƒ bÎ) öN©9 `ä3tƒ $ol°; Ó$s!ur 4 bÎ*sù $tFtR%x. Èû÷ütFuZøO$# $yJßgn=sù Èb$sVè=V9$# $®ÿÊE x8ts? 4 ÇÊÐÏÈ  
Artinya : Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah)[387]. Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, Maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, Maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal.(Q.S.An- nisa 176)
5.      Saudara perempuan seayah akan mendapat bagian separo dari harta warisan peninggalan pewaris, dengan empat syarat :
a.       Apabila ia tidak mempunya saudara laki- laki.
b.      Apabila ia hanya seorang diri.
c.       Pewaris tidak mempunyai saudara kandung perempuan
d.      Pewaris tidak mempunyai ayah atau kakek dan tidak mempunyai anak, baik anak laki- laki ataupun perempuan.

II.         Ashabul Furudh Yang Berhak Memdapat Seperempat
Adapun kerabat pewaris yang berhak m,endapat seperempat (1/4) dari harta peninggalan hanya ada 2 yaitu: suami dan istri rinciannya sebagai berikut:
1.      seorang suami berhak mendapat bagian sepermpat (1/4) dari harta peninggalan istrinya dengan satu syarat, yaitu bila sang istri mempunyai anak atau cucu  laki-laki dari keturunan anak laki-lakinya, baik anaka atau cucu tersbut dari darah dagingnya ataupun dari suami lain (sebelumnya) hal ini berdasarkan firman Allah SWT:
* öNà6s9ur ß#óÁÏR $tB x8ts? öNà6ã_ºurør& bÎ) óO©9 `ä3tƒ £`ßg©9 Ó$s!ur ÇÊËÈ  
Arrtinya : Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak.(Q.S.An- nisa: 12)
Yang dimaksud dengan “ istri mendapat bagian seperempat “ adalah bagian seluruh istri yang dinikahi seorang suami yang meninggal tersebut. Dengan kata lain sekalipun mendapat seperempat harta peninggalan syami. Hal ini berdasarkan firman Allah diatas, yaitu dengan menggunakan kata lahunna (dalam bentuk jama) yakni makna mereka perempuanjadi baik suami meniggalkan seorang istri ataupun empat orang istri, bagi mereka tetap seperempat dari harta peniggalan.
III.     Ashabul Furudh Yang Berhak Mendapatkan Seperdelapan
Dari deretan ashabul Furudh yang berhak mendapatkan seperdelapan (1/8) yaitu istri,baik seorang maupun lebih akan mendapatkan seperdelapan dari harta peninggalan suami, bila suami mempunya anak atau cucu, baik anak tersebut lahir dari rahimnya atau dari istri yang lain. Dalalnya firman Allah SWT :
Artinya : Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh seperdelapan  dari harta yang kamu tinggalkan sesudah memenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang- hutangmu…(Q.S.An- nisa: 12)


IV.      Ashabul Furudh Yang Berhak Mendapatkan Dua Pertiga
Ahli waris yang berhak mendapat bagian dua pertiga (2/3) dari harta peninggalan pewaris ada empat dan semuanya terdiri dari wanita :
a.       Dua anak perempuan (kandung) atau lebih
b.      Dua cucu perempuan keturunan anak laki- laki atau lebih
c.       Dua orang saudara kandung perempuan atau lebih
d.      Dua orang saudara perempuan seayah atau lebih.
Ketentuan itu terikat oleh syarat- syarat sebagai berikut :
1.      Dua anak perempuan (kandung) atau lebih itu tidak mempunya saudara alaki- laki, yakni anak laki- laki dari pewaris. Dalilnya firman Allah SWT :

4 bÎ*sù £`ä. [ä!$|¡ÎS s-öqsù Èû÷ütGt^øO$# £`ßgn=sù $sVè=èO $tB x8ts? ( ÇÊÊÈ  
Dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua[273], Maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan.(Q.S.An- nisa: 11)
Ada yang perlu diketahui bahwa itsnataini adalah” dua anak perempuan atau lebih” jadi oaring yang mendapat bahwa ayat tersebut adalah” anak perempuan lebih dari dua” jelas tidak benar dan menyalahi ijma para ulama.
2.   Dua orang cucu perempuan dari keturunan anak laki- laki akan mendapatka dua pertiga (2/3) dengan persyaratan sebagai berikut:
a.       Pewaris tidak mempunyai anak kandung, baik laki- laki ataupun perempuan.
b.      Pewaris tidak dua orang anak kandung perempuan.
c.       Dua cucu putrid tersebut tidak mempunyai anak laki- laki.
3.   Dua saudara kandung perempua(atau lebih) akan mendapatkan dua pertiga dengan syarat sebagai berikut:
a.       Bila pewaris tidak mempunyai anak (baik anak laki- laki maupun perempuan) juga tidak mempunyai ayah atau kakek.
b.      Dua saudara kandung perempuan (atau lebih) itu tidak mempunyai saudara laki- laki sebagai asobah.
d.      Pewaris tidak mempunyai anak atau perempuan atau cucu perempuan dari keturunan anak laki- laki.dalilnya adalah firman Allah SWT:

ybÎ*sù $tFtR%x. Èû÷ütFuZøO$# $yJßgn=sù Èb$sVè=V9$# $®ÿÊE x8ts? 4 ÇÊÐÏÈ  
Artinya : tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, Maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan.(Q.S.An- nisa 176)
4.   Dua saudar perempuan seayah (atau lebih) akan mendapat bagian dua pertiga dengan syarat sebagai berikut:
a.       Bila pewaris tidak mempunya anak, ayah atau kakek
b.      Kedua saudara perempuan seayah itu tidak mempunyai saudara laki- laki seayah.
c.       Pewaris tidak mempunyai anak perempuan atau cucu perempuan dari keturunan anak laki- laki atau saudara kandung (baik laki- laki ataupun perempuan)

V.         Ashabul Furudh Yang Berhak Mendapatkan Bagian Sepertiga
Adapun Ashabul furud yang berhak mendapatkan warisan sepertiga hanya dua yaitu : ibu dan dua saudara (baik laki- laki ataupun perempuan) yang seibu. Seorang ibu berhak mendapatkan bagian sepertiga dengan syarat:
1.      Pewaris tidak mempunyai anak atau cucu laki- laki dari keturunan anak lak- laki.
2.      Pewaris tidak mempunyai dua orang saudara atau lebih (laki- laki maupun perempuan) baik saudara itu sekandung atau seayah atau seibu. Dalilnya firman Allah swt:
Þ bÎ*sù óO©9 `ä3tƒ ¼ã&©! Ó$s!ur ÿ¼çmrOÍurur çn#uqt/r& ÏmÏiBT|sù ß]è=W9$#
Artinya : jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), Maka ibunya mendapat sepertiga.(Q.S.An- nisa: 11)
Juga firman Allah SWT:
 bÎ*sù tb%x. ÿ¼ã&s! ×ouq÷zÎ) ÏmÏiBT|sù â¨ß¡9$# 4 ÇÊÊÈ    
Artinya : jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, Maka ibunya mendapat seperenam.(Q.S.An-nisa: 11)
Kemudian saudara laki- laki danperempuan saudara seibudua orang atau lebih akan mendapat bagian sepertiga dengan syarat sebagai berikut:
1.      Bila pewaris tidak mempunyai anak (baik- laki- laki maupun perempuan)
2.      Jumlah saudara yang seibu itu dua orang atau lebih. Adapun dalilnya firma Allah SWT:
3 bÎ)ur šc%x. ×@ã_u ß^uqム»'s#»n=Ÿ2 Írr& ×or&tøB$# ÿ¼ã&s!ur îˆr& ÷rr& ×M÷zé& Èe@ä3Î=sù 7Ïnºur $yJßg÷YÏiB â¨ß¡9$# 4 bÎ*sù (#þqçR%Ÿ2 uŽsYò2r& `ÏB y7Ï9ºsŒ ôMßgsù âä!%Ÿ2uŽà° Îû Ï]è=W9$# 4 .`ÏB Ï÷èt/ 7p§Ï¹ur 4Ó|»qム!$pkÍ5 ÷rr& AûøïyŠ uŽöxî 9h!$ŸÒãB 4 Zp§Ï¹ur z`ÏiB «!$# 3 ª!$#ur íOŠÎ=tæ ÒOŠÎ=ym ÇÊËÈ  
Artinya :jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), Maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, Maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu(Q.S.An-nisa: 12)

D. Ashabul furudh yang mendapatkan bagian seperenam
    Adapun ashabul furudh yang berhak mendapatkan seperenam (1/6)ada tujuh orang. Mereka adalah (1). Ayah, (2). Kakek asli (bapak dari ayah), (3). Ibu, (4). Cucu perempuan seayah, (5). Nenek Asli, (6). Saudara laki- laki dan (7). Perempuan seibu. Seorang ayah yang mendapatkan bagian seperenam (1/6) bila pewaris mempunyai anak, baik anak laki- laki maupun perempuan.
1.      Seorang kakek (bapak dari ayah) akan mendapat bagian seperenam (1/6) bila pewaris mempunyai anak laki- laki atau perempuan atau cucu laki- laki dari keturunan anak dengan syarat ayah pewaris tidak ada. Jadi, dalam keadaan demikian salah seorang kakek akan menduduki kedudukan seorang ayah kecuali dalam keadaan yang akan dirinci.
2.      Ibu akan memperoleh seperenam (1/6) bagian dari harta yang ditinggalkan pewaris, dengan dua syarat:
a.       Bila pewaris mempunyai anak laki- laki atau perempuan atau cucu laki- lakiketurunan anak laki- laki.
b.      Bila pewaris mempunyai dua saudara atau lebih baik saudara laki- laki maupun perempuan, baik kandung seayah ataupun seibu.
3.      Cucu perempuan dari keturunan anak laki- laki seorang atau lebih akan mendapatkan bagian seperenam (1/6) apabila pewaris mempunya anak perempuan.
4.      Saudara perempuan seayah atau satu orang atau lebih mendapat bagian seperenam (1/6) apabila pewaris mempunayai seorang saudara kandung perempuan.
5.      Saudara laki- laki atau saudara perempuan  seibu akan mendapat bagian masing- masing (1/6) bila pewaris sendiri.
6.      Nenek asli mendapat bagian seperenam (1/6) ketika pewaris tidak lagi mempunyai ibu. Ketentuan demikian baik nenek itu hanya satu ataupun lebih (dari jalur ayah maupun ibu) yang jelas seperenam itu dibagi secara rata kepada mereka.


{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers