Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

Selaput Dara vs Virginitas

Diposkan oleh irfan on Tuesday, November 16, 2010



Tanda penetrasi telah terjadi adalah apabila sebagian atau seluruh penis telah masuk ke dalam vagina. Ini dapat dirasakan baik oleh Saudari maupun suami. Perdarahan tidak selalu merupakan tanda penetrasi, karena pada selaput dara yang sangat elastis penetrasi dapat terjadi tanpa merobek selaput dara. Pun, bisa juga selaput dara robek tetapi tidak berdarah.
Perdarahan yang Saudari alami, mungkin merupakan tanda telah ada robekan selaput dara. Tetapi bila belum terasa ada penetrasi juga, mungkin robekan baru sebagian (tidak mencapai dasar) yang belum cukup untuk melewatkan penis untuk penetrasi. Ejakulasi (keluarnya air mani) tidak terjadi jika masa dataran tinggi tidak dilampaui. Dan penetrasi bukan suatu keharusan untuk terjadi ejakulasi. Kadang rangsangan saja yang diteruskan dapat mengakibatkan ejakulasi tanpa ada penetrasi. Agar terjadi ejakulasi, rangsangan tersebut perlu diteruskan.


















Dear Ardyansyah,
Ada beberapa detil penting yang harus Ananda ketahui tentang virginitas berkaitan dengan selaput dara.
 Selaput dara hanyalah suatu selaput yang sebetulnya pun bentuknya tidaklah tertutup rapat tanpa lubang, karena seorang wanita harus mengeluarkan darah mens-nya tiap bulan secara rutin, dan bagaimana secara logika dia harus mengeluarkan darah mens jika dia memiliki selaput yang tertutup rapat?
Selain itu, tiap orang memiliki ketebalan selaput dara yang berbeda-beda. Ada yang begitu tebal sehingga pada malam pertama berhubungan (dan mungkin beberapa malam berikutnya) selaput dara ini tidak langsung terkoyak. Ada juga yang sangat tipis yang kadang karena gerakan tertentu (olahraga, atau karena jatuh) selaput daranya sudah koyak.
Yang harus Ananda tanyakan kembali pada diri Ananda adalah, apakah pantas menilai virginitas (dan selanjutnya dosa) seseorang berdasarkan selaput dara yang sebetulnya saat ini (mengingat aktivitas perempuan masa kini yang cenderung aktif dan sporty) sudah tidak relevan lagi dibicarakan? Atau, kalaupun misalnya Ananda bertemu dengan seseorang yang sangat cocok dengan hati Ananda, yang terbaik dari yang pernah Ananda temui dalam hidup Ananda, namun di sisi lain orang tersebut sudah tidak 'virgin', maka akankah dengan mudah Ananda mengesampingkan perasaan terhadap wanita tersebut?
Ananda, bukan kami bermaksud membela mereka yang sudah tidak virgin, tetapi selaput dara bukanlah satu-satunya parameter virginitas seseorang (apalagi dengan kemungkinan-kemungkinan kondisi di atas). Jika Ananda berharap menemukan seseorang yang mampu menjaga kesuciannya (ingat, kesucian tidak identik dengan keperawanan, Ananda sebagai laki-laki harus bisa memahami hal ini), Ananda mesti tahu dimana Ananda musti 'mencari' wanita tersebut. Saat ini tetap masih banyak wanita yang mampu menjaga kesuciannya dan menjaga pergaulannya agar tidak terjerumus pada hal-hal yang nista, dan hati nurani Ananda tentunya akan mampu melihat perbedaannya.









Tidak Berdarah Saat 'Penetrasi' Pertama Kali
ass. saya sudah selama hampir 2 tahun menjalin hubungan dengan pacar saya. dengan jujur saya akui kami pernah dan sering melakukan hubungan seksual. saat pertama kali kali kami berhubungan badan, saat saya memasukan alat kelamin saya ke vagina dia, kenapa vagina dia tidak mengeluarkan darah, selain itu penis saya juga terasa sangat mudah menembus liang vagina dia, sedangkan penis saya cukup besar (menurut dia). setiap saya bertanya kepada dia tentang hal itu, dia selalu menjawab bahwa dengan saya adalah yang pertama kali berhubungan badan. dan saya tidak begitu saja percaya. yang ingin saya tanyakan...apakah menurut anda pacar saya itu sudah tidak perawan? atau masih gadis? apakah elastisitas otot vagina wanita berbeda2?
adi, 21 tahun
Ananda Adi,


Seorang perempuan tidak harus mengeluarkan darah saat berhubungan intim pertama. Perlu saya tekankan disini, bahwa keperawanan hanya ditentukan adanya darah saat terjadi hubungan intim, itu mitos. Dari berbagai penelitian menunjukkan, hanya 65 persen wanita yang bersenggama pertama kalinya akan mengeluarkan darah. Sedangkan sisanya, sebesar 35 persen tidak mengeluarkan darah. Hal itu bisa terjadi karena kondisi himen atau selaput darah yang elastis. Kalaupun terjadi perobekan, bisa tidak mengeluarkan darah karena tidak mengenai bagian pembuluh darah. Selaput dara bisa sobek dan hanya mengenai pembuluh darah kecil sehingga darah bisa tidak menetes sampai keluar banyak.

UNTUK menilai seorang wanita masih perawan atau tidak, kita harus menjelaskan dulu sebenarnya apa sih definisi dari perawan atau tidak perawan itu sendiri? Ada yang bilang kalau selaput dara masih utuh berarti dia masih perawan, kalau sudah robek ya berarti sudah tidak perawan lagi. Itu tidak sepenuhnya benar.

Selaput dara itu bermacam-macam jenisnya. Mulai dari yang ukurannya sangat tipis sehingga kalau dia melakukan gerakan tertentu seperti senam, karate, dll, selaput daranya bisa robek. Ada juga selaput dara yang sangat elastis sekaligus tebal sehingga ketika dia melakukan hubungan seks pertama kali, selaput dara-nya tidak robek. Nah kalau begitu, sepertinya kita tidak bisa deh mengukur keperawanan wanita hanya berdasarkan utuh atau tidaknya selaput dara, kan ?

Sebenarnya, keperawanan itu bisa dilihat berdasarkan sudah pernah atau belum pernahnya seorang wanita melakukan hubungan seks (penetrasi penis ke dalam vagina)atau mungkin 'petting' (saling menggesekkan alat kelamin dengan atau tanpa pakaian, tanpa penetrasi penis ke dalam vagina). Ketika pasangan melakukan 'petting' ini, terkadang mereka tidak sadar apakah sudah terjadi penetrasi atau belum. Jadi kesimpulannya, seorang perempuan bisa dibilang tak perawan kalau dia sudah pernah melakukan hubungan seks atau adanya penetrasi penis ke dalam vagina yang salah satu akibatnya adalah robeknya selaput dara. Tapi kalau robeknya selaput dara bukan karena hal tersebut, misalnya karena senam, karate dll tadi, artinya dia ya masih perawan.

Saya sarankan di sini, sebaiknya tepis pemikiran-pemikiran yang tidak penting dalam pikiran ananda itu. Coba ingat lagi, waktu pertama kali kalian melakukannya dengan perasaan 'mau sama mau', kan ? Ini menimbulkan perasaan relaks dalam diri pasangan ananda ini, otot-otot vaginanya jadi terbawa relaks juga, sehingga walau penis ananda 'besar' tapi penetrasi yang ananda lakukan terjadi mulus dan tidak menimbulkan rasa sakit (cukup bisa dimengerti, kan ?). Ditambah lagi kalau ternyata pasangan ananda termasuk wanita yang selaput daranya elastis.. Tapi kalau ternyata selaput daranya tipis dan telah robek (sehingga tidak berdarah saat pertama kali seperti yang ananda curigai), bukan berarti dia tidak perawan lagi... Robek di sini bisa juga karena pernah melakukan melakukan gerakan kaki yang ekstrim (seperti pada judo, senam, karate, balet dll.). Jangan sampai pemikiran 'paranoid' ananda mengganggu hubungan baik dengan pasangan.. Dan saya harapkan hubungan ini berlanjut sampai pernikahan, karena saya bisa lihat hubungan antara kalian berdua sudah begitu jauh... jangan 'habis manis sepah dibuang', ya ananda Adi ?!

Demikian penjelasan saya, semoga bisa memberi kejelasan dan pengertian dalam diri ananda.
Sumber :
http://mediasehat.com/tanyajawab125
















SELAPUT DARA
Bisa Robek Tanpa Seks


Selaput dara telah lama di jadikan sebagai tanda keperawanan seorang wanita. Kepercayaan yang mengatakan bahwa selaput dara tetap harus utuh dan terjaga--karena bisa robek oleh hubungan seks-- hingga waktu perkawinan tiba hingga kini masih dipegang oleh sebagian besar masyarakat.

Padahal fakta ilmiah menyebutkan selaput dara dapat terpisah karena alasan alasan yang tidak ada hubungannya dengan hubungan seksual. Selaput ini dapat terkoyak bila tubuh di regangkan secara berlebihan. Selaput dara yang tidak utuh bukan merupakan indikasi pasti wanita itu pernah melakukan hubungan seks.

Berikut ini sedikit pengetahuan mengenai selaput dara. Selaput Dara atau hymen adalah suatu lipatan selaput lendir yang menutupi pintu liang senggama (introitus vagina), bentuknya biasanya bulat sebagaimana bentuk liang vagina, tetapi ada juga yang seperti bulan sabit (semilunar), bahkan ada yang mempunyai septum (pemisah).

Konsistensi selaput dara pun berbeda-beda ada yang kaku sampai yang lunak sekali. Letaknya hanya sekitar 1-2 cm dari bibir vagina. Lubang selaput dara yang masih utuh hanya bisa dilalui oleh jari kelingking.

Selaput dara robek biasanya di tandai dengan keluarnya darah. Tapi sebagian kecil wanita justru tidak mengeluarkan darah. Hal itu di sebabkan karena sesungguhnya selaput dara itu sangat sedikit mengandung pembuluh darah. Biasanya semakin tipis selaput dara -- darah yang keluar juga sangat sedikit sehingga tidak kelihatan.

Beberapa selaput dara cukup elastis untuk mengizinkan penis masuk tanpa merobek, atau hanya merobek sebagian kecil dari selaput dara. Ini biasanya memang benar jika perobekan pertama terjadi secara bertahap dengan jari tangan atau obyek lainnya selama periode tertentu. Sisa dari selaput dara biasanya masih ada sampai seorang wanita melahirkan bayinya secara normal.

Selama awal masa pertumbuhan janin tidak ada pembukaan sampai ke vagina. Lapisan tipis yang menutupi vagina pada saat ini biasanya akan terbagi secara tidak lengkap sebelum masa kelahiran-- yang membentuk selaput dara. Ukuran dan bentuk dari pembukaan atau jenis pembukaan sangat bervariasi.

Beberapa wanita tidak memiliki selaput dara saat lahir, akibat dari selaput jaringan yang membagi secara lengkap saat mereka masih berada dalam kandungan. Terkadang pembentukan sampai pembukaan bahkan tidak terjadi, menghasilkan imperforated/tertutupnya selaput dara.

Dokter harus memeriksa vulva dari bayi perempuan segera setelah kelahiran untuk memastikan bahwa selaput daranya tidak tertutup, juga orang tua si anak. Karena jika menstruasi tidak dapat mengalir dengan bebas dari badan, maka nyeri hebat dan kram dapat terjadi selama haid, pada awal masa menstruasi dari seorang gadis.

Sering kali karena minimnya informasi mengenai selaput dara, sehingga terkadang wanita bila menemui pendarahan pada alat kelaminnya banyak merasa cemas "jangan-jangan selaput daranya robek atau berbagai kasus lain serupa". Atau ada juga cerita pengalaman seorang remaja yang gelisah ketika pada suatu hari dari lubang vaginanya keluar darah, padahal si remaja belum pernah melakukan hubungan seks.

Selidik punya selidik, ternyata dia baru saja mengalami benturan keras yang mengenai vagina akibat peristiwa tabrakan antara motor yang dikendarainya dengan mobil berkecepatan tinggi. Pendarahan akibat luka dan lecet pada dinding vagina juga dapat mengakibatkan keluarnya darah atau berbagai sebab infeksi pada saluran reproduksinya.

Jaringan dari vulva biasanya sangat tipis dan lembut sebelum masa pubertas. Setiap aktifitas yang dapat menyebabkan ketegangan dari jaringan vulva dapat meregangkan atau merobek selaput dara. Akibatnya, banyak wanita yang merobek ataupun membuat selaput dara mereka menjadi lebar saat melakukan olahraga, mengendarai kuda, memasukkan tampon, dan saat masturbasi.

Seorang wanita mungkin tidak tahu saat itu terjadi, terutama jika hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada darah yang keluar saat kejadian. Ini mungkin terjadi saat dia masih terlalu muda untuk mengingat atau mengerti tentang apa yang telah terjadi.

Ada atau tidak adanya selaput dara bukan merupakan indikasi keperawanan seorang wanita. Tak seorangpun dapat menentukan dengan pemeriksaan fisik sendiri apakah seorang wanita atau remaja telah melakukan hubungan seks lewat vagina. Hanya sekitar 50 persen dari remaja dan wanita mengalami pendarahan pada saat pertama melakukan hubungan seks, sehingga darah dapat mewarnai seprai tempat tidur bukanlah merupakan indikator dari awal keperawanan.

Selaput dara dari beberapa wanita robek lebih dari satu kali (biasanya). Bahkan ada selaput dara yang cukup elastis sehingga memungkinkan penis untuk masuk tanpa merobek, atau hanya merobek sebagian. Ini biasanya benar jika pelebaran pertama terjadi secara bertahap dengan tangan atau objek lainnya selama kurun waktu tertentu. Keperawanan merupakan atribut spiritual, bukan hanya fisik.

Selaput dara tidak menghilang secara ajaib bila sesuatu dimasukkan ke dalam vagina, ini hanya akan meregang atau sedikit robek sebagai jalan dari apapun yang telah dimasukkan. Sebagai contoh, seorang wanita memasukkan dua jari tangan ke dalam vaginanya saat masturbasi, selaput daranya mungkin masih akan robek saat dia melakukan hubungan seks vagina untuk pertama kali, karena rata-rata ukuran penis lebih besar daripada dua jari tangan.

Seorang wanita yang telah melakukan mungkin masih memiliki selaput dara saat ini. Selaput yang tersisa ini dapat menjadi penyebab sakit saat melakukan hubungan. Jika pasangan dia sekarang memiliki penis yang lebih besar daripada pasangan sebelumnya, atau pasangan yang mencoba teknik baru atau posisi lain dalam saling berhubungan, selaput daranya mungkin dapat terobek lagi, atau untuk pertama kali.

Saat dokter memeriksa gadis remaja dan dewasa dalam masalah pelecehan seksual, mereka biasanya mencari luka pada selaput dara. Selaput dara mungkin masih utuh kecuali untuk satu kali robekan. Sisa dari selaput dara biasanya masih ada sampai seorang wanita melahirkan anak lewat vagina.

Sumber :




KOMPAS.com — Diceritakan oleh Prof Dr Junizaf, SpOG(K), pernah ada pria memeriksakan istri yang baru beberapa hari dinikahi karena di malam pertama mereka tidak setetes darah pun keluar dari vagina. la merasa tertipu dan mengira keperawanan sang istri sudah hilang sebelum ia menikahinya.
Melalui pemeriksaan, uroginekolog dari FKUI RSCM ini justru mendapati yang sebaliknya. "Selaput dara wanita sangat liat sehingga belum berhasil ditembus di malam pertama mereka," tuturnya. Dan setelah mendapat penjelasan yang benar, pria itu pun memahami kekeliruannya dan mengurungkan niat menceraikan istri barunya itu.
Ketidaktahuan soal keperawanan dan organ reproduksi tak hanya terjadi pada pria. Banyak wanita juga masih memiliki pengetahuan yang sangat minim. Tak heran, redaksi kerap menerima pertanyaan, "Apa berhubungan seks sekali saja, keperawanan bisa hilang?", "Bisakah hamil kalau hubungan intim hanya satu kali?", "Apakah memasukkan jari ke vagina bisa merusak selaput dara?", "Mengapa tidak keluar darah waktu pertama kali berhubungan?" Dan ada banyak pertanyaan serupa.
Bisa robek tanpa seks
Memang tidak mudah menilai keperawanan karena banyak hal yang bisa ikut memengaruhi. Ditegaskan oleh Dr Budi ML, SpOG, dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Jatisampurna, virginitas tak bisa diukur dari robeknya selaput dara. Tak bisa juga dilihat secara kasat mata melalui ciri-ciri fisik seperti payudara turun atau pinggul yang mengendur.
"Keperawanan harus dilihat dan diperiksa melalui tes medis yang dilakukan oleh dokter ahli. Tidak bisa dilihat dari fisik saja," ucapnya kepada GHS.
Memang masih terus beredar mitos di kalangan remaja maupun orang dewasa bahwa wanita yang sudah tidak perawan dapat diketahui dari tanda-tanda fisiknya, seperti pantat turun, payudara mengendur, atau cara berjalan yang tidak lagi lurus.
Menurut Dr Budi, mitos tersebut sebenarnya keliru, tetapi karena telanjur diyakini oleh sebagian masyarakat, seolah-olah benar. Begitu juga dengan mitos keperawanan yang diukur dari perdarahan yang timbul akibat pecahnya selaput dara.
"Selama ini masyarakat berpendapat bahwa keperawanan seseorang akan hilang ketika berhubungan seksual, yang menyebabkan pecahnya selaput dara. Padahal, selaput dara kondisinya berbeda antara satu wanita dengan lainnya," ujarnya.
Ada selaput dara yang tipis sehingga lebih mudah robek atau pecah. Ada pula selaput dara yang sangat kuat atau liat sehingga tidak mudah pecah. Yang perlu dipahami juga, pecahnya selaput dara tidak harus melalui hubungan seksual saja.
"Aktivitas olahraga seperti senam, benturan karena jatuh, dan lainnya juga bisa menyebabkan selaput dara sobek," tuturnya. Penggunaan tampon saat menstruasi juga dapat menyebabkan selaput dara robek.


Elastisitasnya berbeda
Jenis selaput dara juga beragam. Jika selaput dara kaya akan pembuluh darah, otomatis ketika pecah akan terjadi perdarahan cukup banyak. "Sebaliknya, jika selaput dara tersebut tidak memiliki pembuluh darah, otomatis ketika pecah juga tidak berdarah," ucap Dr Budi.
Jadi, perdarahan pada saat hubungan seksual tidak bisa dijadikan tolok ukur menilai keperawanan seorang wanita. Justru perdarahan bisa saja terjadi karena pengencangan atau ketegangan pada vagina, yang sering disebut kelainan vaginismus, pada saat hubungan seksual. Kondisi ini menandakan si wanita tidak bisa menikmati hubungan intim, malah bisa saja ia merasa sakit dan tersiksa.
Bila kedua pasangan dapat menikmati hubungan seksual dengan baik sehingga tidak menimbulkan ketegangan pada vagina, kemungkinan terjadi perdarahan sangat kecil, malah mungkin sama sekali tidak terjadi. Itu artinya, tambah Dr Budi, tak hanya suami yang menikmati hubungan seksual tersebut, tetapi istri juga bisa menikmatinya.
Selaput dara, lanjutnya, berupa lipatan mukosa tipis yang mengelilingi jalan masuk vagina. Terdapat beberapa bentuk dan berbeda pada tiap wanita, serta memiliki elastisitas yang berlainan pula.
Itu sebabnya tidak semua wanita mengeluarkan darah pada saat hubungan seksual pertama. Ada yang baru keluar setelah beberapa kali berhubungan, bahkan ada yang tidak keluar darah sama sekali.
"Jangan heran jika ada wanita yang telah berulang kali melakukan hubungan seksual, namun sama sekali tidak pernah keluar darah," tutur dokter spesialis kebidanan dan kandungan ini.
Sumber :

{ 1 komentar... read them below or add one }

bintang said...

VIDEO HOT - TERBARU

Rahasia Penis Besar

Pengalaman Sex Luar Biasa

Obat Pembesar Penis

Cara MUdah ML Gratis

Rahasia Kuat Sex Pria

Trik Dapat Cewek

Cara Puaskan Tante Girang

Hub: Pin BB 2A31CB34 / Hp: 0821 3349 1007

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers