Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

“Agama Menjadi Musuh Besar Demokrasi”

Diposkan oleh irfan on Saturday, October 09, 2010


Identitas buku:                          
Judul buku        : Agama dan Kekerasan Dalam Transisi Demokrasi di Indonesia
Penulis              : Haqqul Yaqin
Penerbit            : eLSAQ Press
Cetakan I         : Agustus 2009
Halaman           : 196
Sampul             : Darah yang keluar akibat kekerasan dalam menyelesaikan masalah bukan dengan akal atau hati untuk menyelesaikannya tetapi dengan tangan bahkan dengan senjata.

Sinopsis
            Agama sebagai ajaran atau doktrin tidak diragukan telah mengajarkan kebaikan. Ia memberikan efek motifasi kepada pemeluknya untuk berprilaku seseai dengan cita-cita kepercayaannya tentang ketundukan dan kebaikan. Agama menjadi sistem kepercayaan yang mengajarkan cinta kasih, menjunjung kedamaian,dan menghargai perbedaan.
            Semua agama menolak kekerasan sebagai prinsip dalam melakukan suatu tindakan. Pada dasarnya kekerasan adalah prinsip yang bersifat amoral karena kekerasan selalu mengandaikan pemaksaan terhadap kehendak terhadap pihak lainyang berarti pelanggaran terhadap asas kebebasan dalam interaksi sosial.  Karena setiap tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama merupakan suatu sikap axymoron.
            Kekerasan dan agama sepintas merupakan dua pengertian yang sangat berbeda dan sangat bertentangan. Agama dilihat sebagai perangkat dogma dan aturan yang selalu mendorong para pemeluknya untuk mengamalkan kasih dan menebarkan perdamaian. Sementara kekerasan adalah wilayah lain yang tidak disandingkan dengan misi perdamaianyang diemban agama.
            Dalam ajaran islam terdapat satu gerakan yang disebut dinamisme. Gerakan ini merupakan reaksi dan anggapan terhadap ketidak mampuan liberalisme untuk memberikan pemikiran dan konsep dalam rangka menghadapi masalah-masalah riil  umat islam. Ia lebih menonjolkan sikap pasif dan lebih mmenampakan langkah nyata dalam menyikapi kondisi umat islam. Bahkan sekalipun dengan menggunakan cara-cara kekerasan. Jalan kekerasan diambil karena berdasarkan anggapan bahwa kekerasan merupakan cara yang efektif untuk menolak serangan dari luar.
            Agama dan kekerasan adalah dua persoalan yang saling menegasi dan tidak mungkin dikonvergensikan dalam satu bentuk pemahaman yang utuh. Agama mengakui kekerasan sebagai perumpamaan dari realitas dunia yang tidak ideal, sarat dengan hawa nafsu dan keberdosaan. Karena itu kekerasan yang secara konstitutif inheren dalam agama justru diarahkan untuk menegasikan realisasi praktik-praktik kekerasan itu sendiri. Kekerasan dalam agama adalah hukuman yang dikenakan untuk anggota komunitas umat yang terbukti tidak mematuhi perintah Tuhan sebagaimana terdapat dalam ajaran agama.
            Agama menolak kekerasan sebagai prinsip dalam melakukan suatu tindakan. Kekerasan lebih bersifat represif yang didalamnya mengandung unsur amoral karena selalu mengandaikan pemaksaan kehendakterhadap orang lain, yang berarti hal ini juga sebagai pelanggaran atas asas kebebasan dalam interaksi sosial. Dengan demikian kekerasan merupakan tindakan yang tidak manusiawi, karena menusia pada dasarnya adalah mahluk yang bebas secara moral.
            Peran dan fungsi agama dalam penegakan suatu konsep demokrasi, hingga saat ini sudah terbukti dibeberapa wilayah negara. Namun tidak selamanya agama memainkan peran positif bagi proses demokrasi. Dalam kenyataannya, agama sering terjebak dalam pelembagaan ajaran-ajarannya dalam satu sistem kenegaraan yang teokratik, yang secara formal menepatkan agama sebagai landasan satu-satunya bagi pembentukan masyarakat dan pemecahan krisis kemanusiaan secara umum. Pada kondisi yang demikian, agama lalu dilihat sebagai musuh besar domokrasi, karena agama akan selalu menolak setiap pemecahan masalah yang inklusifistik. Dengan demikian ancaman terhadap berlangsungnya proses demokrasi bisa datang dari mana saja, termasuk dari sisi agama.
            Dalam konteks di atas kekerasan hanyalah jawaban akhir untuk memperoleh kesemestian pembebasan; yaitu pembebasan dari kekuasaan yang mencekik, dari kesewenangan penguasa dan diskriminasi. Dari sini teologi pembebasan bergerak secara sinergis dengan makna demokrasi sebagai proses pembebasan itu sendiri. Makna pembebasan dalam demolrasi muncul ketika ada jaminan kebebasan mayoritas terhadap penguasa oleh minoritas dan kebebasan minoritas dari diktatur mayoritas. Demokrasi membebaskan masyarakat dari keterbungkaman, resignasi dan juga membebaskan dari perasaan takut, karena siapapun elemen masyarakat dihormati hak dan cita-citanya selama tunduk pada aturan demokrasi itu.
            Dalam memecahkan setiap konflik sosial politik, agama selalu dijadikan pilihan akhir yang dianggap lebih efektif, sehingga agama lebih dikenal dikalangan masyarakat tak lebih merupakan sesuatu yang menakutkan. Otoritas agama tidak lagi dikendalikan oleh ulama, pendeta, bikhu atau siapapun, tapi ada pada tokoh politik sehingga antara agama dan kekuasaan hampir tidak ada batas. Kekuasaanpun semakin leluasa menggunakan agama untuk mempertahankan status quo-nya. Agama kini menjadi ediologi politik (agama politik) sebagai instrumen kekuasaan, karenanya agama cenderung memberi corak kasar dan brutal terhadap perilaku pemeluk.
            Kelebihan
·        Buku ini menitik beratkan pada praktik kekerasan yang dilakukan Orde baru dengan mendasarkan sentimen agama pada urutannya meningkatkan kekerasan balasan secara eskalatif, yang dalam konteks demokrasi justru menjadikan agama sebagai bagian dari persoalan bangsa.
            Kekurangan
·        Buku ini masih banyak kekurangannya yang harus dibenahi agar para pembaca lebih mudah untuk memahaminya. Salah satunya terdapat ungkapan atau kata-kata yang masih asing yang sulit untuk dipahami.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers