Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

USHUL FIQIH

Diposkan oleh irfan on Saturday, June 05, 2010


1.a                  (dalil)
Dalil menurut bahasa arab adalah petunjuk terhadap sesuatu yang bersifat materi maupun non materi, yang baik atau yang jelek. Sedangkan menurut ahli ushul ialah sesuatu yang dapat dijadikan bukti dengan sudut pandang yang benar atas hukum syara’ mengenai pembuatan manusia secara pasti atau dugaan. Adapun dalil-dalil hukum, pokok-pokok hukum dan sumber-sumber hukum syariat adalah istilah yang sama.
Sebagian ahli ushul memberikan definisi bahwa dalil adalah sesuatu yang menyebabkan timbulnya hukum syara’ mengenai pembuatan manusia secara pasti. Sedangkan sesuatu yang menyebabkan timbulnya hukum syara’ secara dugaan(tidak pasti) disebut tanda-tanda, bukan bukti. Tetapi yang mashur, menurut istilah para ahli ilmu ushul,dalil adalah suatu yang menyebabkan timbulnya hukum syara’ atas perbuatan manusia secara mutlak.
Contohnya dalil yang menunjukkan khamr itu haram :

b.                                (al-ma’na al-rooji)
Menurut bahasa adalah makna yang unggul, menurut istilah ialah suatu makna hakekat yang terkandung dalam suatu kalimat (makna yang tersirat)
Contohnya pada firman Allah : “                               “
Dari contoh diatas imam syafi’I dan imam hanafi menyikapinya secara berbeda. Imam syafi’I mengartikannya dengan persentuan kulit (selain mahram), sedangkan menurut imam hanafi mengartikannya sebagai jimak (persetubuhan).
  


c.                                 (al-qoidah al-kulliyyah)
Artinya mutlak (umum), menurut istilah ulama ushul adalah kaidah yang tidak dibuatkan hukum untuk mewujudkannya, tidak ada dalil syara’ yang menunjukkan dianggap atau tidaknya kemaslahatan itu. Ia disebut mutlak (umum) karena tidak dibatasi oleh bukti dianggap atau bukti disia-siakan.
Contohnya demi menjaga kehidupan manusia, maka syari’ menetapkan kewajiban qishash sebab pembunuhan yang disengaja.

d.                    (al-istishaab)
Menurut bahasa adalah pengakuan kebersamaan. Dalam istilah ahli ushul adalah menghukumi sesuatu dengan keadaan seperti sebelumnya sampai ada dalil yang menunjukkan perubahan keadaan itu atau menjadikan hukum sebelumnya tetap menjadi hukum sampai ada dalil yang menunjukkan adanya perubahan.  
Contohnya bila seorang mujtahid ditanya tentang hukum binatang, benda, makanan, atau perbuatan tertentu kemudian ia tidak mendapatkan dalil syara’ atas hukumnya, maka ia menetapkan hukum mubah, karena mubah adalah humum asal dan tidak ada dalil yang menunjukan perubahan.

e.       (al-maqiis alaih)
Ialah sesuatu yang menjadi asal pengkiasan.
Contohnya memukul orang tua disamakan dengan mengucapkan “uf” dalam larangan menyakitinya, memukul ini adalah sesuatu yang dikiaskan (al-far’u / al-maqis) sedangkan mengucapkan “uf” adalah asal pengkiasan (al-ashlu / maqiis alaih ).

2.a.
           Ialah ditetapkannya dalil-dalil karena terdapat beberapa hukum. Maksudnya dalil itu menjadi sempurna apabila sebelumnya telah ada hukum yang menjelaskan dalil tersebut. Seperti dalil :
                                                                        (tunaikanlah shalat dan laksanakanlah zakat) kemudian terdapat hukum                                           (mendirikan sholat itu diperintah, dan setiap sesuatu yang diperintahkan itu hukumnya wajib).                                                               (melaksanakan sholat itu diperintahkan dan setiap sesuatu yang perintahkan itu hukumnya wajib). Maka dapat disimpulkan bahwa                                                                                (mendirikan sholat hukumnya wajib begitupun menunaikan zakat).

  


   b.                              
Ialah ditetapkannya beberapa hukum karena terdapat beberapa dalil. Maksudnya hukum tersebut menjadi sempurna apabila sebelumnya telah ada dalil-dalil yang menjelaskan hukum tersebut. seperti hukum                                       dalam firman Allah                                                             
Maka tunaikanlah zakat.

3.a.
Ialah ilmu yang tidak butuh pemahaman dan adanya suatu dalil karena ilmu tersebut begitu mudah tampa perlu dipelajari.
Contohnya : 1. setiap pencurian pasti terdapat suatu hukuman, karena perbuatan mencuri secara langsung dapat merugikan orang lain.
                      2. tampa kita pelajari kita sudah tahu bahwa cabai itu rasanya pedas.
   b.
Ialah ilmu yang butuh suatu pemahaman dan adanya dalil.
Contohnya : 1. menambal gigi yang berlubang dengan emas bagi seorang laki-laki, maka hukumnya boleh asal digunakan untuk membaca Al-Quran secara fasih.
                      2. kulit bangkai hukumnya najis, jika ingin suci maka disamak.

4.a.-                 (at-taklifi)
Secara etimologi mempunyai arti ” bersifat membebani” yang merupakan bentuk masdar dari lafadz                           yang ditambah ya’ nisbat pada masdarnya sebagai sifat atau pembangsaan. Secara terminologi adalah hukum yang mengandung beban atau kewajiban kepada orang mukallaf untuk mengerjakan atau meninggalkan atau pun memilih antara keduanya.                                             -                    (al-wad’i)
Adalah ketetapan Allah dan Rasul yang menjadi sebab syarat serta penghalang bagi ketetapan itu. Jika ketetapan itu tidak ada maka hukum itu tidak terwujud.
   b.-                 :
ü                                      : perintah Allah yang menuntut dilaksanakannya suatu perbuatan secara pasti (harus dilaksanakan) seperti puasa ramadhan.
ü                                      : perintah Allah yang menuntut dilaksanakannya suatu perbuatan tanpa suatu keharusan (tidak wajib dilakukan) seperti shalat dhuha.
ü                                      : perintah Allah untuk meninggalkan suatu perbuatan secara pasti (harus ditinggalkan) seperti mencuri.
ü                                      : perintah Allah untuk meninggalkan suatu perbuatan tanpa suatu keharusan (tidak harus ditinggalkan tapi lebih baik di tinggalkan) seperti bersiwaknya orang yang berpuasa pada siang hari.
ü                                      :  perintah Allah untuk melaksanakan atau meninggalkan suatu perbuatan.
       -
ü                                      : unghkapan dari sesuatu yang memungkinkan sampainya sesuatu tersebut kepada suatu tujuan.
ü                                      : suatu keadaan menurt syara’ dapat menimbulkan suatu pengaruh dan tidak adanya menjadikan tidak adanya hukum.
ü                                      : suatu jika ada maka akan meniadakan hukum atau membatalkan sebab.

5.a.
       -Wajibnya had karena ada sebabnya yaitu berzina.
       - Membunuh secara sengaja menjadi sebab kewajiban qishas.
  b.
       - Hubungan kekeluargaan merupakan sebab bolehnya waris (mewaris)
       - Tergelincirnya matahari menjadi sebab wajibnya sholat dzuhur.

6.a. Syarat : Sesuatu yang menjadi ketergantungan sahnya suatu amal ibadah dilakukannya syarat adalah sebelum rukun itu dimulai.
   b. Rukun :   Sesuatu yang menjadi bagian amal ibadah dan apabila tidak adanya maka ibadah tersebut tidak sah atau gugur.

7.a- Rukhsoh : keringanan hukum yang telah disyariatkan oleh Allah atas mukallaf dalam keadaan tertentu yang sesuai dengan keringanan tersebut. Atau sesuatu yang disyari’atkan karena ada udzur yang memberatkan dalam keadaan tertentu. Ataupun diperbolehkannya sesuatu yang dilarang dengan suatu alasan,  meskipun larangan itu tetap berlaku.
     - Azimah :  hukum-hukumyang telah disyari’atkan oleh Allah secara umum sejak sewmula yang tidak terbatas pada keadaan tertentu dan pada perorangan (mukallaf) tertentu.
   b. 1. As- Safar    2. Al-marad     3. Al-jahlu      4. An-nisyan     5. Al-iqrah       6. Al-usr    7.Al-naqsu

8.a. mu’tazilah    : mereka berpendapat bahwa akal itu bias mengetahui hukum Allah dengan sendirinya tampa perantara Rasulullah dan kitabnya.
   b.  al-ma’turidiyah :   madhab ini dianggap yang paling kuat karena berada di tengah-tengah. Mereka berpendapat perbuatan orang mukallaf memiliki ciri-ciri dan bekas yang berpengaruh pada baik dan buruknya perbuatan itu. Sedangkan akal bisa menghukumi baik buruknya perbuatan mukallaf dengan mengetahui ciri-ciri tersebut. Apa yang menurut akal itu baik maka dihukumi baik dan pula sebaliknya.
   c.   asariyah :             akal itu tidak mungkin mengetahui hukum-hukum Allah didalam pekerjaan orang-orang mukallaf dengan sendirinya kecuali perantara Rasulullah dan kitabnya. Karena akal sering berbeda-beda dalam memandang suatu pekerjaan.

9.a-                         Hak Allah  : hak masyarakat yang hukumnya disyariatkan untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan individual secara khusus.
         Contoh : ibadah shalat, ibadah puasa, ibadah zakat dll.
     -  Hak Hamba :  hak individu yang hukumnya di syariatkan khusus untuk kepentingan individu.
         Contoh : hutang, waris, hak milik.
b.   dinamakan hak Allah karena hukuman ini ditinjau dari penjagan terhadap harga diri manusia dan pelarangan berbuat aniaya. Disebut hak hamba karena untuk menampakkan kehormatan dan harga dirinya maka ia diberi hak untuk menyangkal.

10.        mereka tidak termasuk mukallaf kareba orang gila, anak kecil, orang yang lupa, dan yang tidur tadak mempunyai akal sebagai sarana memahami dalil taklif.

11.a.- ayat pertama turun :
Oó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$#
&tø%$# ÉOó$$Î/ y7În/u Ï%©!$# t,n=y{ ÇÊÈ   t,n=y{ z`»|¡SM}$# ô`ÏB @,n=tã ÇËÈ   ù&tø%$# y7š/uur ãPtø.F{$# ÇÌÈ  
Ï%©!$# zO¯=tæ ÉOn=s)ø9$$Î/ ÇÍÈ   zO¯=tæ z`»|¡SM}$# $tB óOs9 ÷Ls>÷ètƒ ÇÎÈ  
      


- ayat terakhir turun


Oó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$#
Pöquø9$# àMù=yJø.r& öNä3s9 öNä3oYƒÏŠ àMôJoÿøCr&ur öNä3øn=tæ ÓÉLyJ÷èÏR àMŠÅÊuur ãNä3s9 zN»n=óM}$# $YYƒÏŠ
     b- Makkah : - ayatnya biasanya pendek-pendek
                          - ayat yang turun sebelum Nabi hijrah
                          - biasanya ayatnya mengandung tentang keimanan, pahala dan dosa.
      - Madinah :  - umumnya ayatnya panjang-panjang
                          - ayat yang turun setelah Nabi hijrah
                          - kebanyakan ayatnya mengandung hukum-hukum duniawi seperti hukum perang.

12.a. ketika itu seorang perajurit yang hafidz quran di utus untuk berperang dipeperangan yammah. maka berkatalah umar “sesungguhnya perang itu sedang memanas disaat peperangan yammah dengan melibatkan penghafal Al-Quran. Dan sungguh saya lebih khawatir memanasnya peperangan yang diikuti penghafal Al-Quran dalam tiap-tiap daerah. Maka hilanglah kebanyakan dari Al-Quran maka saya (umar) berpendapat pada Abu Bakar untuk membukukan Al-Quran.”
     b. terjadinya pembukuan Al-Quran pada masa sayidina utsman karena terdapatnya perbedaan bacaan Al-Quran diriwayatkan ketika khalifah bil yaman dan penduduk iraq berperang yang sedang melawan penduduk islam pada pembebasan armania adar bajah dan ahli iraq, sayidina dia terkejut dengan cara mereka membaca Al-Quran dengan berbeda-beda kemudian ia (khudzaifah) mengadu pada khalifah utsman tentang perbedaan mereka dalam membaca Al-Quran, kemudian khalifah meminjam mushaf yang ada di khafsah kemudian disalin, lalu ia menyuruh zaid bin tsabit, Abdullah bin zubair, said bin as, Abdurrahman bin harits bin hisyam untuk menyalinnya kemudian menulis kembali menggunakan bahasa khurais yang akhirnya terjadilah pembukuan yang kedua yang disebut rasem utsmani.
     c. pada masa ini khalifah Ali memberi harakat dan titik pada mushaf karena para sahabnat hanya bisa menerima bacaan dengan cara mendengar dan menerima daripada penghafal. Sehingga tidak bisa dihindari dari banyak terjadinya kesalahan dalam bacaan mereka,dengan dioberikannya titik dan harakat dapat mendorong para sahabat untuk menghindari kesal;ahan dalam bacaan Al Quran.
13. a. Qauli : hadist Nabi saw. Yang disebabkan sesuai dengan tujuan dan kondisi.
         Contohnya “Laa dharara walaa dhiraara” artinya tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan juga tidak boleh membalas dengan suatu yang membahayakan pula.
     b. Fi’li : perbuatan Rasululloh saw.
         Contoh : shalat lima waktu dengan cara dan rukun-rukunnya, pelaksanaan ibadah hajji, keputusan berdasarkan saksi dan pengambilan sumpah dari pihak penuduh yang dilakukan oleh Nabi saw.
c. Taqriri : peetapan Rasululloh atas ucapan untuk perbuatan yang dilakukan oleh sahabat dengan diam atau tidak penolakan, persetujuan, atau anggapan baik dari beliau. Sehingga penetapan dan persetujuan itu dianggap sebagai perbuatan yang dilakukan oleh Rasululloh sendiri.
Contohnya seperti ketika Rasululloh mengutus Muadz bin Jabal ke Yaman, Nabi bertanya “dengan apa engkau memutuskan suatu hukum ?” Muadz menjawab “aku putuskan dengan Al Quran, bila tidak kutemukan maka dengan sunnah Rasululloh, bila tidak kutemukan maka aku berijtihad dengan pendapatku.” Maka Rasululloh menyetujuinya dan bersabda,”segala puji bagi Allah yang telah memberikan pertolongan kepada utusan Rasululloh atas apa yang ia relakan.”



bingung mending download aja  KLIK DISINI

   

{ 1 komentar... read them below or add one }

BAHARI LUBIS said...

Assalamualaikum..
saya ingin bertanya :
tolong jelaskan apa itu ahli ushul dan apa-apa saja syarat untuk menjadiulama ushul!

atas jawabannya saya berterima kasih

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers