Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

MAKALAH interaksi edukatif

Diposkan oleh irfan on Thursday, June 03, 2010


KATA PENGANTAR

Tiada ucapan yang pantas kami sampaikan kecuali ucapan Puji Syukur Alhamdulillah sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya tugas makalah ini. Karena tanpa berkat dan rahmat-Nya penulis tidak akan mampu menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Interaksi Edukatif dalam Pendidikan Islam” ini.
Adapun makalah ini akan membahas tentang makna interaksi edukatif, tujuan interaksi pendidikan dan upaya- upaya dalam interaksi edukatif.
Penulis menyadari bahwa makalah sederhana ini masih jauh dari kata sempurna, mengingat keterbatasan waktu dan kemampuan yang dimiliki penulis, untuk itu tegur sapa, kritik saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan guna kesempurnaan makalah berikutnya.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dan mendukung atas tersusunnya makalah ini.
Semoga Allah SWT. Memberikan ridhonya dan kami berharap makalah ini dapat dijadikan sumber pengetahuan dan bahan diskusi yang bermanfaat bagi kami semua.

Jombang, 15 Mei 2010



Penyusun



BAB I
PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang.
Untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal,banyak dipengaruhi oleh komponen-komponen belajar mengajar.Sebagai contoh bagaimana cara mengorganisasikan materi,metode yang diterapkan,media yang dipergunakan dan lain-lain.Tetapi disamping  komponen –komponen pokok yang ada dalam kegiatan belajar mengajar,ada factor lain yang ikut mempengaruhi keberhasilan belajar yaitu soal hubungan antara guru dan siswa.
Hubungan guru dengan siswa atau anak didik di dalam  belajar mengajar merupakan factor yang sangat menentukan.Bagaimanapun baiknya bahan pelajaran yang diberikan,bagaimanapun sempurnanya metode yang digunakan,namun jika hubungan guru dengan siswa tidak harmonis,maka dapat menciptakan suatu keluaran yang tidak diinginkan.
B.        Rumusan Masalah
1.    Makna Interaksi Edukatif
2.    Tujuan Interaksi Pendidikan
3.    Upaya-upaya dalam Interaksi Edukatif
C.        Tujuan
1.    Mahasiswa mampu memahami makna dari Interaksi Edukatif
2.    Mahasiswa dapat mengetahui tujuan pendidikan
3.    Mahasiswa dapat mengetahui apa saja upaya-upaya dalam Interaksi Edukatif



BAB II
PEMBAHASAN

1.       Pengertian
Interaksi edukatif adalah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran{Sardiman AM.,2001,1} dalam arti yang lebih spesifik pada bidang pengajaran,dikenal adanya istilah interaksi belajar mengajar.Dengan kata lain interkasi edukatif adalah sebagai interkasi belajar mengajar.[1]
Guru sebagai tenaga pengajar sekaligus sebagai pendidik harus memilki orientasi,misi dan visi pendidikan yang jelas serta memilki komitmen,integritas,dan loyalitas yang tinggi dalam mengabdi kepada lembaga pendidikan.Sedangkan murid sebagai anak didik yang memiliki keseriusan dan kesungguhan didalam belajar{mencari ilmu}.Hubungan antara guru dengan murid dan hubungan murid dengan guru merupakan wujud hubungan timbal balik yang harmonis dan dinamis dengan tujuan demi terwujudnya manusia yang berkualitas,berilmu tinggi,berwawasan luas,beriman dan bertaqwa serta mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.[2]
Situasi  interaksi adalah situasi hubungan sosial,maka dapat dikatakan bahwa manusia itu memasyarakatkan diri atau dengan perkataan lain manusia membudidayakan diri dan permasyarakatan,pembudayaan ini tidak akan ada hibis-habisnya sampai akhir zaman.[3]

2.       Tujuan Interaksi Edukatif
Tujuan utama pendidikan dalam islam adalah mencari ridha Allah SWT. Dengan pendidikan,diharapakan akan lahir individu-individu yang baik,bermoral,berkualitas,sehingga bermanfaat kepada dirinya,keluarganya, masyarakatnya, negaranya dan umat manusia secara keseluruhan.
Tujuan interaksi belajar antara siswa dengan guru merupakan titik temu dan bersifat mengikat serta mengarahkan aktivitas dari kedua belah pihak.Sehingga criteria keberhasilan keseluruhan proses interaksi hendaknya ditimbang atau dievaluasikan agar tercapai tujuan pendidikan.(Abin Syamsuddin Makmun,2000,156).Jadi interaksi di katakan sebagai interaksi edukatif,apabila secara sadar mempunyai tujuan untuk mendidik untuk mendidik,mengantarkan anak didik kearah kedewasaanya.
Interaksi antara guru dengan siswa dalam proses pembelajaran di kelas merupakan salah satu cara untuk menciptakan suatu kondisi edukatif yang nyaman,aman dan tenang menuju efiesiensi, afektifitas dan optimalisasi proses pembelajaran mutlak diperlukan.  Bentuk interaksi yang diharapakan adalah adanya suasana yang menyenangkan, akrab, penuh pengertian dan mau memahami sehingga siswa merasakan bahwa dirinya telah di didik dengan penuh cinta dan tanggung jawab. Bentuk interaksi sosial-edukatif yang akrab dan penuh kekeluargaan antara guru dan siswa ini sangat bermanfaat bagi siswa karena hal itu akan menjadi model dalam pergaulan sehari-hari siswa dengan teman-temannya dan lingkungannya.

3.       Upaya-upaya Dalam Interaksi Edukatif
Untuk mewujudkan tujuan dari pendidikan yaitu terciptanya generasi yang mempunyai potensi yang tinggi serta mempunyai jiwa pejuang dan bertanggungjawab untuk dirinya dan masyarakat,maka diperlukan adanya upaya-upaya yang harus dilakukan diantaranya yaitu:
1.         Guru harus mampu memotivasi rasa ingin tahu,ingin mencoba, bersikap mandiri, dan ingin maju (belajar) dalam diri anak didik. Guru harus mampu memberikan motivasi dalam takaran yang tepat untuk masing-masing anak didik.
2.         Ketika guru melakukan apersepsi (pendahuluan/pembukaan) mata pelajaran, guru harus memperhatikan latar belakang pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki anak didik.
3.         Titik pusat perhatian dapat tercipta melalui upaya merumuskan masalah yang hendak dibahas atau dipecahkan, merumuskan pertanyaan yang hendak dijawab, atau merumuskan konsep yang hendak ditemukan.
4.         Guru harus dapat memberikan penjelasan yang mengaitkan materi antara satu pokok bahasan dengan pokok bahasan lainnya.
5.         Guru perlu menciptakan masalah berdasarkan pokok bahasan tertentu untuk dipecahkan oleh anak didik. Prinsip pemecahan masalah ini penting untuk mendorong anak didik lebih bersemangat, lebih tegar, lebih sabar, lebih tekun dalam menghadapi masalah belajar.
6.         Keenam, prinsip mencari, menemukan, dan mengembangkan sendiri. Guru hanya memberikan stimulus melalui informasi singkat kepada anak didik. Selebihnya, anak didik (tentu dengan difasilitasi) disuruh mencari, menemukan, dan mengembangkan temuannya sendiri.
7.         belajar sambil melakukan aktivitas yang sesuai dengan tema bahasan dalam pelajaran.
8.         Proses belajar yang baik dan efektif tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi juga bisa antara guru dan anak didik. Dengan begitu siswa dapat mengembangkan aspek afektifnya.
9.         Siswa adalah individu (pribadi) yang unik. Ia berbeda dengan siswa lainnya, baik dari aspek intelektual, emosional, biologis maupun psikologis. Untuk itulah, guru harus peka dan luwes dalam melakukan interaksi edukasi dengan memahami mereka secara individual.

v Hubungan antara guru dan murid mempunyai sifat yang relative stabil.
a.    Ciri khas dari hubungan ini adalah bahwa terdapat status yang tidak sama antara guru dan murid.Guru itu secara umum diakui mempunyai status yang lebih tinggi dan karena itu dapat menuntut murid untuk menunjukkan kelakuan yang sesuai dengan sifat hubungan itu.
b.    Dalam hubungan guru-murid biasanya hanya murid diharapakan mengalami perubahan kelakuan sebagai hasil  belajar.Setiap orang yang mengajar akan mengalami perubahan dan menambaha pengalamnnya,akan tetapi ia tidak diharuskan atau diharapkan menunjukkan perubahan kelakuan,sedangkan murid harus memperlihatkan dan membuktikan bahwa ia telah mengalami perubahan kelakuan.
c.     Aspek ketiga ini bertalian dengan aspek kedua,yakni bahwa perubahan kelakuan yang diharapakan mengenai hal-hal tertentu yang lebih spesifik,misalnya agar anak menguasai bahan pelajaran tertentu mengenai hal-hal yang umum,yang kabur,tidak mudah tercapai kesamaan pendapat,misalnya apakah guru harus menunjukkan cinta kasih kepada murid,apakah ia harus bertindak sebagai orang tua atau sebagaia sahabat.Karena sift tak sama dalam kedudukan guru-murid maka sukar bagi guru untuk mengadakan hubungan akrab,kasih saying atau sebagai teman dengan murid.Demi hasil belajar yang diharapkan diduga guru itu harus dihormati dan dapt memelihara jarak dengan murid agar ia dapat berperan sebagai model bagi muridnya.
Guru akan lebih banyak mempengaruhikelakuan murid dalam member pelajaran dalam kelas hubungan itu tidak sepihak,seprti terdapat dalam metode ceramah,akan tetapi hubungan interaktif dengan partisipasi yang sebanyak-banyaknya dari pihak murid.Hubungan itu akan lebih efektif dalam kelas yang kecil dari pada di kelas yang besar.



























BAB III
PENUTUP

kesimpulan
1.    Interaksi edukatif adalah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran dan interaksi belajar mengajar.
2.    Tujuan utama pendidikan dalam islam adalah mencari ridha Allah SWT, sedangkan Tujuan interaksi belajar antara siswa dengan guru merupakan titik temu dan bersifat mengikat serta mengarahkan aktivitas dari kedua belah pihak.
3.    Upaya dalam interaksi edukatif adalah untuk mewujudkan tujuan dari pendidikan yaitu terciptanya generasi yang mempunyai potensi yang tinggi serta mempunyai jiwa pejuang dan bertanggungjawab untuk dirinya dan masyarakat
















DAFTAR PUSTAKA


Ahmadi, Abu, 2004. Sosiologi pendidikan. Jakarta: PT rineka Cipta. Cet.2
Nasution, S, 1999. Sosiologi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara. Cet.2
Sumiati, dkk. 2008. Metode  pembelajaran. Bandung: CV wacana Prima. Cet.2
Syaifullah. 2003. Pemikiran  pendidikan KH. Hasyim Asy’ari, Kajian Psikologi tentang Etika Guru dan murid dalam Adab al-A’lim Wa Al-Muta’alim. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Darul Ulum Jombang.




[1] Tesis hal 109
[2] Ibid 108
[3] Abu Ahmadi,Sosiologi Pendidikan (Jakarta:PT.Rineka Cipta,2004) 47

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers