Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

DERITA DIATAS DERITA

Diposkan oleh irfan on Monday, May 10, 2010


 (sebuah karya untuk saudara saya disana)


Siang itu, suasana dikota Kabul-Ibu kota Afganistan-sedang mencekam. Senjata, tank dan dentuman bom tentara Zionis serasa pemandangan yang sudah biasa. Ya, mereka telah menguasai kota itu ketika tentara Taliban terdesak dan mundur. Penduduk cuma diam dan waspada serta pasrah dirumah. Hanya satu  dua orang yang terlihat berjalan cepat ke toko untuk membeli beberapa makanan pokok lalu bergegas pulang lagi dan mengunci pintu rumahnya yang usang rapat-rapat.

Begitu juga Aminah dan seorang putranya Firdaus. Firdaus adalah buah hati terakhir kesayangan Aminah karena tepat seminggu yang lalu suami dan anak sulung Aminah tewas tertembus peluru tentara Zionis yang menduganya sebagai mata-mata. Firdaus adalah anak cerdas untuk anak yang baru menginjak umur 7 tahun itu. Ia selalu ingin tahu terhadap perubahan dan keadaan yang baru, bahkan dulu tatkala masih sekolah ia selalu mendapat peringkat yang bagus tetapi sekarang sekolah itu telah rata dengan tanah akibat serangan rudal AS yang membabi buta. Aminah hanyalah seorang  pedagang buah jeruk dan kurma di pasar yang kurang lebih 1 km dari rumahnya, tetapi sekarang berhenti gara-gara situasi sekarang ini.

“Ibu, Siapa sih Osama Bin Laden itu?”, tanya Firdaus setengah teriak.
“Astaghfirullah, Firdaus kamu jangan keras-keras cukup berbisik saja sama Ibu”

Tegas Aminah yang khawatir kalau-kalau tentara Zionis mendengar ucapan anaknya itu.

“Osama Bin Laden adalah Mujahid yang membela umat Islam didunia ini” terang Aminah.
“Tetapi kenapa dicari sama pak tentara itu?”, tanya Firdaus heran.
“Beliau dituduh dan difitnah oleh orang-orang Amerika”.
“Ooo…berarti pak tentara itu orang Amerika ya?”, tanya Firdaus.
“Bukan Firdaus, itu tentara Israel yang membantu Amerika. Sudahlah lebih baik kamu sholat dhuhur dulu dan makan” cegah Aminah.
“Baik Bu”.

Sore itu, setelah sholat maghrib dan membaca ayat suci Al-qur’an beberapa juz, Firdaus menghampiri Ibunya yang sedang merebus air.

“Bu, Ayah sama kakak kok lama ya perginya”.
“sabarlah nak, mungkin beberapa hari lagi akan pulang”, hibur Aminah.

Seketika itu mata Aminah barkaca-kaca dan tak terasa sebutir air matanya membasahi pipinya. Ia telah merasa berdosa telah membohongi putra kesayangannya. Luka yang pedih bagai disayat sembilu ketika membayangkan tragedi yang menimpa suami dan putra sulungnya hari senin tiga minggu yang lalu. Diam-diam Firdaus mengetahui pemandangan diraut wajah ibunya tercinta itu.
“Bu, kenapa ibu menangis?”, tanya Firdaus heran.
“Ooo…Ibu terkena asap ini”.
“Sudahlah Firdaus. Wudlu dan siap-siaplah kamu untuk sholat isya’ ”.
“Baik Bu”.

            Sementara itu pemandangan diluar sangat hening dan sepi karena para tentara Zionis Israel itu mengintai setiap gerak-gerik penduduk desa itu.
           
Tiba-tiba kolonel Zirah terkejut tatkala suara telepon militer miliknya berbunyi. Ternyata itu dari komandan yang mengkabarkan bahwa sebenarnya tentara Taliban masih suka kedesa ini untuk bersua dengan keluarganya secara diam-diam. Kolonel Zirah pun menyampaikan pesan itu kepada anak buahnya agar lebih ketat mengawasi penduduk.
           
Pagi itu udara sangat sejuk dan segar. Tampak Firdaus sedang berwudlu untuk menunaikan sholat subuh. Firdaus membaca beberapa juz ayat suci Al-qur’an dengan suara fasihnya sedangkan Ibunya sedang menanak nasi didapur yang sempit itu.
           
Mereka dikejutkan oleh dentuman bom yang sangat keras sekali.

“Astaghfirullah hal adzim” suara Aminah dan Firdaus hampir bersamaan. Firdaus menghentikan sejenak bacaanya lalu setelah itu kembali lagi membacanya. Aminah mengintip disela-sela jendela tentang keadaan diluar. Ternyata ada penambahan pasukan Zionis lagi dan tampak sedang turun dari truk-truk besar.

Siang itu seperti biasa dijalan sangat sepi karena para sniper dari tentara Zionis itu sejak tadi pagi tadi telah mengintai seluruh kota dan mengawasinya dengan ketat. Ketika itu Firdaus meminta izin kepada Ibunya untuk pamit sebentar kerumah Abu Hasan untuk meminjam buku bacaan.

“Bu, izinkanlah Firdaus pinjam buku kerumah Abu Hasan”, pinta Firdaus.
“Tapi rumah temanmu itu agak jauh Firdaus !”, cegah Aminah.
“Sebentar saja ya Bu, Demi Allah aku hanya meminjam buku lalu kembali lagi”, desak Firdaus.

            Aminah kemudian menghampiri Firdaus dan kemudian berucap.

“Baiklah Ibu izinkan tapi hati-hati ya nak”.

            Aminah tidak sadar bahwa izinnya tersebut akan membawa malapetaka besar bagi buah hatinya itu.

Firdaus pun keluar dengan hati-hati dan terlihat takut sekali. Ia mengendap-endap seolah ia bingung dengan keadaan yang lain dari biasanya itu. Ketika selesai meminjam buku, Firdaus kemudian pulang kerumah, tetapi sampai diujung gang salah seorang sniper yang baru didatangkan dari markas melihat Firdaus dan berfikir bahwa tingkah laku anak itu sangat mencurigakan. Kemudian ia membidik arah senapannya kearah dada Firdaus. Dengan tenang ia mengikuti arah gerakan Firdaus. Tatkala tubuh Firdaus hampir menghilang.

“Dhiieee…eeerrr”.

            Sebuah tembakan memecah kesunyian, kolonel Zirah yang mendengar itu secepat kilat menghampiri lalu bertanya dengan prajurit itu.

“Apa yang terjadi anak muda?”, tanya kolonel Zirah.
“Ahh….hanya mata-mata kecil, kolonel”, jawab prajurit itu enteng.
“Bodoh, itu adalah anak kecil biasa prajurit !!”, bentak kolonel Zirah.
“Sudahlah, lain kali hati-hati”.

            Sementara itu Firdaus yang berlumuran darah karena dadanya ditembus sebutir peluru masih bertahan untuk hidup. Saat itu juga Aminah yang mendengar tembakan itu membuka pintu dan melihat apa yang terjadi. Setelah memastikan bahwa itu putranya, meledaklah tangisnya sembari berlari menghampiri tubuh yang malang itu.

“Firdauuuss…..ss”.

            Dipeluknya tubuh buah hatinya itu dengan berderai air mata serasa seluruh jagad terenyuh akan kepiluan Aminah.

“Ibu…..Ibu…..”.
“Sakit…..Bu…..” rintih Firdaus.

            Beberapa kemudian tubuh kecilnya tak dapat lagi menahan rasa sakit yang hebat itu akhirnya dengan tenang.
           
Firdaus yang malang menutup mata untuk menghadap Illahi Rabbi.
            Firdaus telah meninggalkan pelukan Ibunya.
            Firdaus adalah korban dari keadaan.
            Firdaus adalah korban dari ketakutan.
            Firdaus adalah korban dari kekejaman Zionis.
           
Ratapan Aminah yang teramat pilu serasa menyayat-nyayat kalbu, semua penduduk turut merasakan nasib yang dialami Aminah. Semua tahu Firdaus adalah anak sholeh yang cerdas dan satu-satunya buah hati serta separuh nyawa dari Aminah.
            Lalu Aminah bangkit menghampiri kolonel Zirah dan anak buahnya.

“Engkau Zionis kejam. Dosamu tak dapat diampuni Tuhan, boleh mengambil suami dan anak sulungku tetapi jangan kau ambil Firdaus dariku , bagiku dia adalah pelipur lara. Dosa apa yang telah diperbuat Firdaus sehingga kau dengan kejam dan tanpa peri kemanusiaan menembak putraku ?!!” ratap Aminah.

            Dengan berbisik salah satu prajurit nyeletuk.

“Kolonel, apa perlu dia ditembak juga?”.
“jangan !!!, biarkan saja dia” bentak Kolonel Zirah.

            Dengan hati tersayat-sayat dan pedih dirasakan, Aminah membopong tubuh putranya yang tak bernyawa itu, serasa ia telah membawa beban yang tak terukur pedihnya. Ini adalah cobaan terbesar dalam hidupnya. Aminah berfikir seandainya bunuh diri itu halal ia akan menyusul suami dan putra-putranya disurga tetapi dengan kebesaran hati Aminah hanya pasrah menerima takdir dan cobaan yang maha berat ini.
            Tubuh mungil Firdaus dimakamkan disamping makam ayahnya dan kakaknya. Dengan bederai air mata dan dengan tangis Do’a ia menengadah.

“Ya Allah Engkau telah ambil semua dariku”.
“Hidupku ini untuk siapa ??”.
“Pengorbananku ini untuk siapa ??”.
“Mengapa Engkau biarkan kenistaan dimuka bumi ini ?”.
“Allah sesungguhnya jika mati adalah hal yang terbaik untuk putraku, maka aku sangat ikhlas Ya Allah. Tetapi jangan biarkan kaum yang membunuh putraku hidup dalam ketenangan, karena batin ini tak rela melihat mereka tertawa diatas mayat tak berdosa”.
“Telah banyak korban bergelimpangan, tidak cukuplah keluargaku ini sebagai contoh kebiadapan mereka ??, dan keluarga siapa lagi berikutnya yang akan menjadi korban ??”.


            Menjelang senja Aminah kembali kerumah, ia meniggalkan putra bungsunya menyatu dengan kedamaian, biarlah Yang Maha Kuasa yang memberi keteduhan baginya. Sesampai dirumah ia masih terngiang dengan semua pertanyaan buah hatinya itu, dan lebih menambah duka sekaligus haru bagi Aminah ternyata buku yang dipinjam putra kesayangannya itu adalah buku tentang profil Usamah Bin Laden, tokoh kebanggaan putranya. Tokoh yang akan membantu selalu kejayaan Islam. Tokoh besar Abad 21. semoga pengorbanan Firdaus tidak sia-sia. Hiduplah dalam damai Firdaus……..




{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers