Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

Wayang Potehi, Wayang Cina yang Berakulturasi

Diposkan oleh irfan on Wednesday, March 17, 2010


Wayang Potehi
Suara tabuhan Simbal, Kecer, Bek To, Gong, Pengling, dan Munyu bertalu-talu menggaung di lorong jalan Kampung Ketandan.Harmoni suaranya mengundang para penonton untuk berkumpul di depan sebuah kotak berbentuk seperti gerobak penjual rokok yang berwarna merah.Pagelaran Wayang Potehi (Po Tay Hie) akan segera dimulai. Penonton pun berkumpul untuk menyaksikan cerita apa yang akan ditampilkan malam itu.itulah salah satu sudut suasana yang tergambar di Pekan Budaya Tionghoa 2008 yang berlangsung di Kampung Ketandan, Kelurahan Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Yogyakarta, yang merupakan lokasi pertama perkembangan etnis Tionghoa di Jogja.
Acara ini merupakan acara tahunan yang mulai diadakan kembali sejak tahun 2006 setelah pada masa orde baru, kesenian macam begini dilarang.Bersama Anto, Leksa, Gunawan, Funkshit, dan tamu dari Surabaya, si Cempluk, kami mengunjungi acara yang selain berisi penampilan kesenian Cina, juga digelar bazar ini.Acara yang digelar tiap malam pada tanggal 7-11 Februari 2008 mulai pukul 17.00 hingga 23.00 ini menampilkan berbagai kesenian macam Musik Pek Bum, Atraksi Naga Barongsai, Pameran Budaya Tionghoa, dan yang menarik buat saya adalah Wayang Po Tay Hie.
Wayang Po Tay Hie sendiri sebetulnya milik suku bangsa Hokkian. Wayang ini berasal dari distrik Quanzhou di Provinsi Fu Jian, yang kemudian dibawa oleh para imigran Cina ke Indonesia sekitar abad 16 hingga abad 19.Makanya ndak semua etnis Cina di Indonesia mengenal wayang ini. Apalagi semenjak masa orde baru, kesenian Cina macam begini dilarang.Wayang Po Tay He juga bisa menjadi simbol pembebasan. Meskipun dikekang, wayang ini terus berkembang dan akhirnya bisa bebas dimainkan.Ini tak lepas dari asal mula wayang ini. Konon Wayang Po Te Hie dimainkan pertama kali ketika Dinasti Tiu Ong berkuasa sekitar 3.000 tahun yang lalu.
Ceritanya, kaisar saat itu ndak berperikemanusiaan dan ndak segan-segan menghukum mati warganya. Ada lima orang yang divonis mati, tapi salah seorang di antaranya sangat tabah dan mengajak keempat rekannya bergembira selama di dalam tahanan.Mereka kemudian menggunakan tutup panci sebagai Kecer, bambu tangkai sepatu sebagai seruling, panci bekas berbunyi “tong”, yang kemudian dibunyikan bersama-sama, menghasilkan suara merdu.“Si tabah” menggunakan kain bekas yang diikat berbentuk kepala dan ujung kain diikat sebagai badan lalu memainkannya sebagai wayang untuk menghibur diri mereka.
Kaisar Tiu Ong akhirnya membebaskan kelima orang itu setelah mendengar bunyi-bunyian merdu dan melihat penampilan wayang tersebut.Sejak saat itu, kelima orang itu mendirikan paguyuban Wayang Po Tay Hie, yang diambil dari kata-kata “Po” berarti “kain”, “Tay” berarti “kantong”, dan “Hie” berarti wayang.Wayang ini mirip dengan wayang golek yang ada di Indonesia, namun uniknya wayang ini memiliki kaki.
Biasanya cerita yang dibawakan menceritakan cerita klasik Cina yang populer, macam “Shi Jin Kwi” (menaklukkan Kerajaan See Liang Kok), “Poei Sie Giok” (yang membela suku bangsa dengan mengadu kemampuan di atas panggung Lui Tay), “Jhi Gu Nau Tong Tiauw” (dua siluman kerbau membuat huru-hara di Kerajaan Tay Tong Tiaw), “Kho Han Bun” (jatuh cinta pada siluman ular putih di Danau Si Hu), dan berbagai ajaran kebajikan sesuai ajaran Khong Hu Cu.
Cerita-cerita ini ketika sampai di Indonesia kemudian diterjemahkan dan diakulturasi. Beberapa nama tokohnya pun kemudian “disesuaikan” seperti misalnya cerita “Shi Jin Kwi” yang pernah dimainkan dalam bahasa Jawa oleh Ketoprak Cokro Ijo Yogyakarta.Semua nama tokoh diubah ke dalam bahasa Jawa. Misalnya, Kerajaan “Tai Tong Tiaw” diubah menjadi “Kerajaan Tanjung Anom”, “Kaisar Li Sie Bin” menjadi “Prabu Li San Puro”, Jenderal Perang “Shi Jin Kwi” menjadi Jenderal “Joko Sudiro”, putra “Sie Teng San” menjadi “Sutrisno”, dan istrinya “Wan Lie Hwa” menjadi “Warianti”.
Malam itu cerita yang dimainkan adalah cerita “Shi Jin Kwi” tersebut. Alkisah, Kaisar Lie Sie Bin yang memerintah Kerajaan Tai Tong Tiaw menerima surat tantangan dari So Pu Tong, penguasa negeri tetangga See Liang Kok. Merasa terhina, Kaisar Lie pun murka. Dia mengirimkan pasukan dan perang hebat tak terhindarkan.Uniknya, semua pemainnya merupakan etnis pribumi, alias orang Jawa. Dalangnya ada dua orang. Seorang memainkan wayang dengan menggunakan jari-jarinya dan seorang lagi bercerita menggunakan bahasa Cina yang kemudian disambung dalam bahasa Indonesia.‘Crek.. Nong! Crek Crek.. Nong! Trok Tok Tok.. Creng.. Tong!”, begitulah suara musik yang muncul dari pukulan Simbal, Kecer, Bek To, Gong, Pengling, dan Munyu.
Dalang Wayang Potehi
Pemain dan dalang wayang ini berada di dalam kotak berukuran sekitar 2×2 meter. Tiga orang memainkan alat musik dan dua orang bermain sebagai dalang.
Cerita dimainkan selama kurang lebih 2 jam. Antusiasme penonton pun begitu besar. Tua-muda, Jawa-Cina, semua berbaur untuk menyaksikan wayang yang dulunya hanya dipakai untuk ritual ibadah ini.
Melihat ekspresi wajah anak-anak kecil yang menonton dengan antusias membuat saya tertarik. Bukan berarti saya pedofil, tapi melihat ekspresi mereka yang ndomblong membuat saya mengeluarkan kamera dan mengabadikan ekspresi wajahnyaWalau kesenian ini merupakan kesenian Cina, namun justru yang memainkan dan melestarikannya malah orang-orang pribumi.Inikah wujud akulturasi atau justru orang-orang keturunan Cina sudah enggan memainkan kebudayaannya? Semua pemain Barongsai yang dia temui justru berasal dari etnis Jawa.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers