Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

naskah drama runtuhnya gedung itu

Diposkan oleh irfan on Thursday, March 25, 2010


Bab 11

Dialog “Adegan 1”

Ali              : “Assalamu’alaikum, mbak!”
Fatur          : (Hampir berbarengan dengan Ali)
                    “Assalamu’alaikum, mbak!”
Fatimah      : (Dengan sedikit terkejut, lalu mendongak dan segera menjawab salam kedua orang mahasiswa itu)
                    “Wa’alaikumsalam…! Silahkan duduk dulu, lagi tanggung”
Fatur          : (Sembari duduk dibangku kayu yang berada tak jauh dari lapak dagangan Fatimah)
                    “Iya, mbak!”
Tak berapa lama kemudian, Fatimah pun usai melayani pelanggannya dan ia pun ikut duduk tak jauh dari kedua mahasiswa itu.
Fatimah      : “Oh ya! Bagaimana dengan demonya kemarin siang?”
Ali              : “Yah, begitulah! Akhirnya kami menempuh alternatif yang terakhir yaitu turun ke jalan setelah menemui Anggota Dewan dan Kepolisian agar lebih serius menuntaskan kasus Mas Slamet dan kasus tabrak lari yang mbak Fatimah alami.”
Faatimah    : (Dengan rasa penasaran dalam hatinya)
                    “Lalu, apa tanggapan mereka, Al? Pihak Kepolisisan sendiri bagaimana?” Tanyanya mengebu-gebu.
Ali              : (Dengan nada bicara yang sedikit merendah)
                    “Yah… semoga saja! Katanya sih akan secepatnya mengusut kasus-kasus itu. Tapi nggak tahulah, Mbak! Semoga saja pihak Kepolisian benar-benar serius menusut kasus-kasus itu”
Fatimah      : “Ya, semoga saja!”
Entah kenapa kali ini kedua orang mehasiswa itu tidak lagi memperhatikan Fatimah melainkan melihat gedung pemerintahan yang tengah dirobohkan. Fatimah akhirnya melontarkan pertanyaannya.
Fatimah      : (Dengan nada keheranan dan pertanyaan yang berkecamuk di pikiranya)
                    “Kenapa ya, Al? Gedung pemerintahan itu kan masih sangat bagus dan masih layak pakai. Kok malah dirobohkan?”
Ali              : (Setelah beberapa saat memperhatikan gedung yang tengah dirobohkan para pekerja, barulah kemudian ia menyahuti omongan Fatimah)
                    “Wah, kayaknya ada yang nggak beres nih, Mbak!”
Fatimah      : “Nggak beres bagaimana maksudnya?”
Ali              : “Belum tahu juga Mbak!” Jawabnya singkat
Ali dan Fatur akhirnya memutuskan untuk menjawab rasa penasaran mereka dengan mendatangi gedung yang tengah dirobohkan itu dan menanyakan kapada para pekerja apa yang sebenarnya terjadi.

·        Deskripsi tokoh :
1)      Fatimah
¨      Tata busana      : Memakai Jilbab, memakai baju lengan panjang tertutup dengan  menyingsingkan kedua lengan bajunya ke atas
¨      Tatarias            :  wajah agak berkeringat dan tempak sedikit lelah.
¨      Property           : - Meja danganan       - Celemek
- Pisau                       - Bangku kayu
- Ayam
2)      Ali
¨      Tata busana      : Memakai hem lengah panjang, bercelana jins
¨      Tatarias            :  Rambut pendek dinaikkan ke atas.
¨      Property           : - Tas punggung
3)      Fatur
¨      Tata busana      : Memakai hem dengan jaket sebagai luarannya dan memakai celana kain warna hitam
¨      Tatarias            :  potongan rambut cepak agak panjang dan bertopi.
¨      Property           : - Tas punggung

¨      Setting suasana    :  mengharukan dan mengecewakan

¨      Setting tempat      :  di sebuah pasa, di lapak dagangan Fatimah. Dengan pemandangan gedung Pemerintah Daerah yang tengah dirobohkan

¨      Tata panggung     : Menampilkan dekorasi sebuah lapak dagangan di pasar dengan sebuah meja dan dua bangku kayu.


Dialog “Adegan 2”

Ali              : (Baru dating ke tempat dasaran fatimah langsung marah-marah dan duduk di bangku samping dasaran Fatimah)
                    “Gila! Ini benar-benar gila namanya!”
Fatimah      : “Memang ada apa Al ? Kok tampaknyakamu kesal sekali !”
Ali              : “Mbak tahu kan kalau gedung pemerintah di depan sana itu dirobohkan kemarin ? “Lanjutnya”
Fatimah      : “Iya, memangnya ada apa ?
Ali              : (dengan wajah gusur ia menjawab Fatimah)
                    “Aku benar-benar nggak mengerti apa sebenarnya maunya Pemerintah Daerah itu ? Gedung itu kan maish bagus, tapi kok malah mau dirobohkan ?”
Fatimah      : (Hanya menggelengkan kepala karena kenyataannya dia benar-enar tidak tahu)
Ali              : “Mbak tahu nggak? Dengan dirobohkannya gedung pemerintah itu sama saja Pemerintah Daerah itu tidak peduli dengan musibah kebakaran yang dialami pedagang- Mending kalau gedung itu sudah tidak layak pakai, tapi kenyataannya gedung itu masih sangat bagus. Tapi tetap saja dirobohkan hanya untuk mengejar proyek. Inilah yang membuatku gusar, Mbak !”
Fatimah      : (Sembari melemparkan pandangan kea rah bekas runtuhan gedung pemerintah di depan sana)
                    “Oh… jadi gedung itu mau dibangun lagi, Al ?
Ali              : “Gedung pemerintah itu memang mau dibangun lagi. Berlantai tiga lagi ! Luas biasa !”
Fatimah      : “Kenapa bisa begitu , Al ?”
Ali              : (Dengan terheran-heran)
                    “Katanya sih gedung itu sudah nggak layak pakai !”
Fatimah      : “Kok begitu ? Bukankah bangunan fisik gedung sendiri masih kuat danbagus ? kok bisa dibilang nggak layak pakai. Lalu yang layak pakai itu yang kayak apa ?
Ali              : “Mana aku tahu, Mbak ? Menurut beberapa anggota Dewan yang aku temui sih katanya hal itu memang sudah diagendakan tahun lalu. Gedung pemerintah itu memang masih membutuhkan banyak ruangan. Tapi apa salahnya kalau pembangunan gedung itu ditunda satu atau dua tahun lagi ? Yah … hitung-hitung ikut perhatin akan musibah yang dialami para pedagang. Dan apa salahnya kalau dananya dipakai untuk mensubsidi pedagang. Hal ini pasti akan bermanfaat kan ?”

Fatimah      : (Segera mengahuti pembicaraan Ali)
                    “Iya sih. Dari pada memaksakan pembangunan gedung itu ? Sementara di depannya banyak para pedagang yang tengah menderita. Pemerintah itu memang tak ubahnya seperti memaksakan kehendak atau kalau menurut istilahmu hanya sekedarmengerjar proyek. Gia ! Aku sendiri tidak bisa menerima hal in “Imbuh Fatimah yang ikut tersulut emosinya.
Ali tak berkomentar. Dia benar-benar tidak terima dengan keputusan pemerintah yang berkesan memaksakan kehendak merepa tanpa sedikitpun memperdulikan penderitaan rakyat kecil !.
Fatimah      : “Tapi ingomong-ngomong apa kamu kesini cumin ingin mengatakan hal itu saja ?” lanjutnya.
Ali              : “Bukan itu saja, ada hal penting lagi yang perlu mak ketahu. Besok mbak bisa nggak ikut kami audiensi dengan para anggota dewan ?”
Fatimah      : (Dengan nada keheranan)
                    “Memang ada apa sih ?”
Ali              : (Tampak kaget dengan pertanyaan fatimah)
                    “Lho kok ada apa ? Kata kan mau membicarakan tuntutan kita tentang adanya relokasi PKL itu mbak !”
Fatimah      : “Oh itu…. Ehm bagaimana ya ?”
                    (Sedang berfikir, tampak keningnya berkerut sebentar)
Fatur          : “Ikut ya, mbak ? Soalnya ini penting banget. Apa yangm bak katakana nanti…, siapa tahu dapat mempengaruhi kebijakan anggota dewan. Bagaimana, mbak ? Bujuk Fatur yang sedari adi diam ikut bicara.
Fatimah      : “Ehm… baiklah..! kalau memang keteranganku nanti sangat dibutuhkan disana, aku akan usahakan dating”
Ali              : (Menyambut ucapak Fatimah dengan gembira)
                    “Nah, Gitu dong mbak! Sekarang kan aku bisa bernafas lega!”
Fatimah pun juga ikut tersenyum. Ali dan fatur senang seklai melihatnya

·        Deskripsi tokoh :
1)      Fatimah
¨      Tata busana      : Memakai Jilbab, memakai baju lengan panjang dan memakai celemek
¨      Tatarias            :  wajah agak berkeringat dan tempak sedikit lelah.
¨      Property           : - Meja danganan      
- Bangku kayu
- Pisau

2)      Ali
¨      Tata busana      : Mengenakan jas identitas universitas warna coklat tua dengan kaos warna senanda dan celana jins biru
¨      Tatarias            :  Rambut pendek dinaikkan ke atas.
¨      Property           : - Tas punggung
3)      Fatur
¨      Tata busana      : Memakai celana jins iru dan hem lengan pendek dengan jas identitas universitas seperti juga dikenakan ali
¨      Tatarias            :  potongan rambut cepak agak panjang
¨      Property           : - Tas punggung

¨      Setting suasana    :  mengecewakan
¨      Setting tempat      :  disebuah pasar, di lapak dagangan Fatimah. Dengan pemandangan gedung pemerintah daerah yang tengah dirobohkan
¨      Tata panggung     : Menampilkan dekorasi sebuah lapak dagangan di pasar dengan sebuah meja dan dua bangku kayu.



Bab 13

Dialaog “Adegan 1”
Pagi itu Susana kantor dewan dipenuhi para mahasiswa. Beberapa spanduk besar berisi tuntutan para mahasiswa terpampang di pintu masuk dan di beberapa bagian dinding kantor wakil rakyat itu.
Tuntutan mereka bukan hanya tentang adanya relokasi PKL, tetapi juga mnuntut segera di usut terjadinya kebaran pasar induk serta kasus yang menimpa, slamet dan fatimah. Slamet dan fatimah yang turut hadir diundang turut pula menyimak dengan seksama.
Ali                       : (Dengan penuh semangat dan emosi yang bersulut-sulut)
                             “Sekali lagi kami meminta dengan amat sangat segera tuntaskan tuntutan-tuntutan kami. Secepatnya. Jika tidak, terpaksa kami akan segera turun ke jalan!”
Anggota dewan   : “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran teman-teman mahasiswa semua. Kepedulian  anda semua terhadap masalah ini akan kami tindak lanjuti. Kami meminta anda bersabar. Masalah ini akan kami selesaikan secepatnya!
Ali                       : “Maaf, Pak! Sekali lagi kami minta agar secepatnya bapak melalkukan tindakan konkrit. Bukan hanya menyuruh kami untuk bersaba. Msalah ini tidak mungkin dibiarkan lebih lama lagi!” Kritik ali tegas
Anggota dewan   : (Tampak grogi menjawab pertanyaan yang dilontarkan ali kepadanya)
                             “Oke….! Jika kalian semua tidak sabar maka sekarang juga meminta kepaka dinas pengelolaan pasar dan kepolisian untuk memberikan tanggapan sebelum ka lian memutuskan apa yang akan kami lakukan!”
Pak, Suhirman selaku kepala Dinas Pengelol pasar bicara terlebih dahulu dan tampak grogi saat diminta memberi tanggapan.
Ali dan teman-teman mahasiswa lain tidak puas dengan tanggapan pakSuhirman yang terlalu tekstual, tanpa peduli dengan kenyataan di lapangan.
Ali                       : (Angkart bicara karena tidak terima dengan tanggapan dan Pak Suhirman)
                            “Maaf, Pak. Sekali lagi apa yang bapak bicarakan itu terlalu tekstual. Maka sebagai penyeimbang, kami ingin mas Slamet dan Mbak Fatimah menanggapi masalah ini. Karena mereka berdua inilah yang tahu kenyataan di lapangan, Pak!”
Akhirnya fatimah dan slamet pun mulai angkat bicara menuturkan apa yang terjadi di lapangan secara bergantian. Sesaat setelah slamet dan fatimah usai bicara, akhirnya pimpnan audiensi itu meminta pihak kepolisian angkat bicara. Dia hanya mengatakan kalau akan mngusut tuntutan para mahasiswa itu secepatnya
Ketika audiensi itu selesai, tak urung masih banyak juga mahasiswa yang kecewa. Pun demikian dengan fatimah dan slamet.

·        Deskripsi tokoh :
1)      Ali
¨      Tata busana      : Mengenakan jas identitas universitas warna coklat tua dengan kaos warna senada dan celana jins biru
¨      Tatarias            :  Rambut pendek dinaikkan ke atas.
¨      Property           : - Buku Agenda keci l - Bolpoin
2)      Fatimah
¨      Tata busana      : Memakai jilbab, baju blouse lengan panjang dan celana
¨      Tatarias            :  Waja hyang tampak cemas dan gelisah
¨      Property           : - Tas bahu

3)      Slamet
¨      Tata busana      : bercelana kait hitam dengan hem pendek
¨      Tatarias            :  badan yang masih terdapat banyak besar luka, dengan raut wajah kekecewaan
¨      Property           : - Topi bundar
4)      Anggota dewan (Pemimpin Audiensi)
¨      Tata busana      : Berseragam dinas dengan sepatu hitam
¨      Tatarias            :  rambut hitam mulai memutih dan berbelah samping
¨      Property           : - Bolpoin       - Berkas
5)      Pak Sulaiman (Kepala Dinas Pengelolaan Pasar)
¨      Tata busana      : Berseragam dinas dengan sepatu warna hitam
¨      Tatarias            :  Berkacamata dengan rambut dikepala yang mulai botak
¨      Property           : - Bolpoin
6)      Polisi
¨      Tata busana      : Mengenakan pakaian/seragam dinas kepolisian
¨      Tatarias            :  Wajah agak serius dengan potongan rambut pendek tipis khas seorang polisi
¨      Property           : - Pistol



¨      Setting suasana    :  Menegangkan dan mengecewakan
¨      Setting tempat      :  di runag Audiensi dinas pengelolaan pasar
¨      Tata panggung     : di ruang audiensi dengan terdapat meja panjang dan beberapa kursi bagi para peserta undangan audiensi


Dialaog “Adegan 2”

Sesaat setelah audiensi usai, diam-diam Ali segera berlari ke kamar keci. Tapi ternyataia telah diikuti seseorang.
Sukoco      : “(Menghadang Ali dari samping saat Ali baru saja hendak masuk kedalam kamar kecil disekitar komplek kantor anggota dewan)
                    “Kamu ya, rupanya yangberlagak sok jagoan ?”
Ali              : “Siapa anda ini? Tanya ali curiga”
Sukoco      : (Membentak Ali dengan kasar)
                    “Jangan banyak Tanya ! Ayo ikut aku !”
Melihat gelagak tidak baik, Ali jadi semakin curiga. Dengan segera dia melepaskan diri dari reguhan tangan sukoco yang merangkulnya sambil jalan.
Sukoco      : “Hei ! Kamu jangan macam-macam ya ! kamu belum tahu siapa saya kan ?
                    (Sambil mengeluarkan belatinya yang sedari tadi disembunyikan di balik sepatunya)
Ali              : “Ada urusan apa ini ? “Tanya ali gentar melihat kilauan belati ditangan Sukoco yang terkena sinar matahari
Sukoco      : “Jangan banyak Tanya ! Kamu kan orang yang inginmengutakatik mata pencaharianku?” Bentak sukoco dingin.
Mendadak preman pasar itu telah menerjang Ali dihaapannya. Ali terkenjut bukan main melihat serangan sukoco. Dia memiringkan tubuhnya ke samping hingga untuk beberapa sat serangan sukoco dihindarkan.
Akan tetapi percuma bagi ali. Begitu melihat ali menghindar, kaki kiri sukoco tahu-tahu telah mengancam perut ali. Begitu melihat alimulai limbung preman pasar itu kembali menerjang Ali dengan belati di tangan. Dua kali belati sukoco menghunjam dada Ali. Sekoco semakin liar menghajar Ali dengan hantaman, tendangan kaki dan juga belati. Akibatnya ali memekik kesakitan dengan tubuh bersimbah darah.
Sukoco      : “Mampus kau jagoan !“
                    (Dengan wajah garang dan melihat tubuh Ali yang semakin tak berdaya)
Akhirnya ali hanya bisa pasrah. Apalagi  sekujur tubuhnya  yang bersimbah darah itu mulai lemas.

·        Deskripsi tokoh :
1)      Ali
¨      Tata busana      :  Mengenakan jas indentitas universitas warna coklat tua dengan kaos warna senada dan celana jins biru
¨      Tatarias            :  Wajah penuh memar dan luka yang berdarah-darah.
¨      Property           : - Bolpoin

2)      Sukoco
¨      Tata busana      :  Memakai jins biru, kaos warna hitam dan berjaket serta memakai saptu
¨      Tatarias            :  Berambut gondrong sebatas bahu dan memiliki bola mata yang agak memerah.
¨      Property           : - Kalung        - Pistol

¨      Setting suasana    :  Menegangkan
¨      Setting tempat      :  di dekat kamar kecil disekitar kantor anggota dewan yang memang tampak sepi dari keramaian
¨      Tata panggung     : Lokasi kamar kecil dan dilanjutkan di satu tempat dengan suasana sepi


Dialaog “Adegan 3”

Sukoco terkejut mendengar suara teriakan perempuan yang ternyata adalah Fatimah.
Fatimah      : (Berdiri memanggil ketakutan. Tak jauh dari tempat  kejadian)
                    “Tolong….! Ada pembunuhan disini !”
Sukoco sendiri panic bukan main mendengar teriakan Fatimah. Apalagi pada saat itu beberapa orang polisi mulai berdatangan ke lokasi kejadian.
Polisi          : (sembari mengejar sukoco yang berlari meninggalkan tempat itu)
                   “Berhenti”
Sukoco pun akhirnya menghentikan langkahnya dan tok kurang dari sepuluh orang anggota polisi yang tengah berjaga di sekitar gedung dewan itu segera meringkus Sukoco dan membawanya ke kantor polisi
Fatimah dan beberapa orang mahasiswa itu panic bukan main melihat keadaan Ali yang memprihatinkan
Anggota dewan            : “Ayo cepat kita bawa ke rumah sakit”
Tanpa banyak piker lagi, ali pun segera diangkat beramai-ramai dan dibawa ke rumah sakit

·        Deskripsi tokoh :
1)      Fatimah
¨      Tata busana      :  memakai jilbab, baju blouse lengan panjang  dan celana
¨      Tatarias            :  Wajah yang menampakkan kepanikan dan sangat cemas
¨      Property           : Tas bahu
2)      Ali
¨      Tata busana      : Mengggenakan jas identitas universitas warna coklat tua dengan kaos warna senada dan celana jins biru
¨      Tatarias            :  Wajah penuh memar dan luka yang berdarah-darah.
¨      Property           : - Bolpoin
- Map berisi kerta bertuliskan tuntutan-tuntutan
3)      Sukoco
¨      Tata busana      :  Memakai jins biru, kaos warna hitam dan berjaket serta memakai saptu
¨      Tatarias            :  Berambut gondrong sebatas bahu dan memiliki bola mata yang agak memerah.
¨      Property           : - Kalung        - Pistol
4)      Polisi
¨      Tata busana      :  Memakai pakaian atau seragam dinas kepolisian
¨      Tatarias            :  Wajah agak serius dengan potongan rambut pendek tipis khas seorang polisi
¨      Property           : Pistol
5)      Anggota dewan
¨      Tata busana      :  Berseragam dinas dengan sepatu warna hitam
¨      Tatarias            :  rambut hitam yangmulai memutih dan berbelah samping
¨      Property           : - Bolpoin
- Map berkas-berkas


¨      Setting suasana    :  menegangkan dan mengharukan
¨      Setting tempat      :  di dekat kamar kecil disekitar kantor anggota dewan yang memang tampak sepi dari keramaian
¨      Tata panggung     : disuatu tempat dengan suasana sepi dan nampak dinding-dinding di area sekitar gedung dewan

dari pada ribet mending download ajah KLIK DISINI

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers