Welcome for JAWAPOSTING *** KLIK IKLANNYA, 1 Klik Dari Anda Sangat Berarti Bagi Saya Thanks *** thanks for Mr. bedun_19, Mr. Bobby Julian, Mr. Garra Jail, Mr. Ziza Lufiaz and all friend *** Cinema3satu *** http://admaster.union.ucweb.com/appwall/applist.html?pub=zhuangtc@444zizalufias *** Thanks To *** Thanks to blogspot lagi butuh tukar link gan.. silahkan copy link ane di bawah... terus koment sotmix.. ntar ane pasang link sobat.. thanks all

MAKALAH PERADABAN

Diposkan oleh irfan on Tuesday, January 12, 2010

BAB I
Pendahuluan

Masa permulaan Islam atau masa kerasulan Muhaamad SAW sama dengan masa turunnya wahyu yang di bagi dalam dua periode sejarah. Pertama, periode Makkiyah, yaitu sejak belaiu menerima wahyu pertama sampai beliau hijrah dari Makkah ke Madinah tahun 632 M. Kedua, periode Madinah yaitu sejak Hijrah tahun 622 M hingga beliau wafat
Salah satu karakteristik historis agama Islam ialah kesuksesannya yang sangat cepat luar biasa dalam ekspansi militer dan politik.[1]Karena itulah tidak berlebihan kalau Islam merupakan salah satu agama yang pernah menguasai belahan dunia tetentu di muka bumi ini.
Dan sebagai agama yang pernah menguasai dunia, Islam memiliki kesempatan dan pengalaman yang sangat luas untuk mempelajari ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh wilayah-wilayah yang ditaklukkannya. Dengan demikian, seringkali diistilahkan “peradaban Islam” merupakan produk dinamika dan proses kreatif suatu perubahan dimana orang-orang Islam meminjam kebudayaan orang lain secara bebas. Di mana hal tersebut membuktikan adanya keterbukaan dan keyakinan diri yang timbul karena kedudukan sebagai penguasa.[2]
Sejarah hidup Muhammad dengan keadaan zaman Pra Islam adalah suatu sejarah yang panjang lebar untuk dipaparkan di sini, untuk itu penulis hanya bisa sedikit mengambil kutipan-kutipan sejarah yang menonjolkan peradaban.







BAB II
JAZIRAH ARAB PRA ISLAM

A.     Letak Geografis Jazirah Arab
Islam sebagaimana yang kita tahu, lahir di Arab, persisnya di Makkah. Oleh karena itu, jika ingin memahami  makkah dari sudut pandang peradabannya, maka perlu dikaji latar belakang sosiologis beserta factor-faktor lain seperti geografi, sejarah, politik dan ekonomi.
Jazirah (semenanjung) Arab adalah negeri keempat dari benua Eropa, yang luasnya sepertiga dari amerika serikat[3], makkah adalah kota penting yang berada di sekeliling gurun pasir, tepatnya disebelah barat laut gurun ini, dekat pantai barat. Biasa disebut al- Rab al-Khali karena kota itu hampir tidak pernah didatangi orang dan sangat sunyi. Laut mengelilingi wilayah pinggiran ini. Ketika jumlah penduduknya bertambah melampaui kapasitas tanah yang dapat menempungnya, mereka harus mencari tanah yang lebih luas. Tetapi mereka tidak dapat bergerak ke dalam karena adanya gurun pasir atau keluar karena adnaya laut, keduanya merupakan batas-batas yang dalam masa pra Islam hamper tidak dapat dilalui, kemudian mereka menemukan satu jalan tebuka menuju tepi barat semenanjung sinai dan berakhir di lembah subur nil.[4]  Meskipun begitu penduduk Arab waktu itu belum merasa aman untuk menjadikan laut sebagai jalur perdagangannya sehingga mereka masih dikenal sebagai raja padang sahara. Oleh karena kaum muslim awal, yang terpaksa harus lari ke Abisyinia untuk mencari perlindungan (hijrah) memakai jalur laut, maka perdagangannya dengan transportasi laut menjadi berkembang dengan meningkatkan kemajuan dalam ilmu pelayaran (navigasi)
Makkah tempat kelahiran Islam itu berada di pinggiran gurun pasir yang sangat luas, penduduknya disebut badui sebagai keturunan semit. Mereka adalah kelompok suku nomad, di mana hanya beberapa saja yang tinggal di dekat oase dan menjalani kehidupan yang menetap. Suku Badui berwatak keras, keuletan dan ketabahan merupakan keistimewaan mereka, sedang kurang disiplin dan menghormati kekuasaan adalah kekurangan mereka. Kekurangan inilah yanag akan menimbulkan masalah besar bagi lahirnya Islam.[5]

B.     Keadaan politik  di Makkah
                  Makkah dikenal sebagai tempat perdagangan yang sangat ramai namun di sana tidak terdapat organisasi Negara, birokrasi atau tentara. Karena pertanian tidak mungkin ada di  makkah, feodalisme atau institusi kerajaan tidak dapat berkembang.

C.     Agama-agama di Jazirah arab
a.       Agama Majusi
                  Berhadapan dengan agama Masehi yang tersebar di bawah kekuasaan Romawi, berdirilah agama Majusi di Persia yang mendapat dukungan moril dari Timur jauh dan India. Akan tetapi meskipun Persia telah mengalahkan romawi dan dapat menguasai Syam dan Mesir raja-raja Persi tidak memanfaatkan kekuasaannya untuk menyebarkan agama Majusi.
b.      Judaisma dan Kristen di Yaman
                  Tak ada yang dikenal dunia dari negeri-negeri Arab selain Yaman dan tetangga-tetangganya, negeri yang subur dengan curah hujan yang cukup tinggi, ia menjadi negeri peradaban yang kuat, namun peradaban yang dihasilkan dari kesuburan negeri dan penduduk yang tetap merupakan lahan bagi tumbuhnya lintas budaya dan agama, yaman yang waktu itu dikuasai suku Himsyar yang dipimpin oleh Dhu Nuas, ia memerintah seluruh masyarakatnya agar memeluk agama nabi Musa a.s.sehingga ketika Phemionwarga Romawi beragama Nasrani mendapatkan simpati atas ajaran agamanya kepada penduduk Yaman di Najran, Dhu Nuas tidak segan-segan membunuh penduduk yang mengikuti jejak Phemion dengan membuat parit yang di dalamnya terdapat api, sehingga menyebabkan turunnya ayat ke -4 dari surat al-Buruj tentang ancaman bagi orang yang telah membuat parit.
c.       Paganisme
                  Kekuatan penduduk jazirah arab dalam mempertahankan keyakinannya terhadap berhala-berhala yang dianggapnya sebagai pemegang hidup mereka terbukti dengan sedikitnya pemeluk agamma majusi, yahudi dan Kristen. Meskipun agama itu telah banyak melakukan propaganda namun hanya beberapa kabilah saja yang mau menerima agama-agama yang telah menyebarkan ajarannya di negeri mereka itu.[6]


















BAB III
MUHAMMAD PERIODE MAKKAH

Muhammad adalah nama yang asing bagi kalangan quraisy karena mereka terbiasa memakai nama-nama nenek moyangnya. Pada usia 12 tahun orang sudah melihat kebesaran jiwanya, kecerdasan dan ketajaman otak, tinjauan yang tajam serta ingatan yang cukup kuat dan segalasifat-sifat yang semacam itu yang diberikan alam kepadanya. Peristiwa-peristiwa perang fijar, hilful fudhul dan peletakan hajar aswad merupakan pembacaan atas social politik yang ia hadapi dengan kecerdasan dan ketajaman akalnya.
Setelah menjadi rasul, Muhammad mulai menjalankan dakwahnya, mula-mula secara sembunyi-sembunyi kepada keluarga dan kerabatnya, namun tidak sedikit dari mereka yang menolaknya. Sehingga meskipun keluarganya selalu menemani ketika ia berdakwah seperi Abu Thalib dan abbas bin Abdul Muthalib ketika nabi akan menghadirkan ikrar di lereng gunung Aqabah tetapi mereka tetap memeluk agama mereka sendiri. Selama tiga tahun Muhammad SAW berdakwah secara sembunyi-sembunyi sampai datang perintah dakwah secara terang-terangan.
Banyak pula yang meyakini bahwa peradaban Islam pada masa inilah mulai terkontruksi. Dimana hal tersebut terbaca dari salah satu keajaiban Islam adalah ia sudah berhasil merubah badui yang kasar dan kejam menjadi suatu bangsa yang beradab. Bukan hanya mereka telah membimbing kejalan yang benar dan ditinggikan kedudukan mereka dari sifat kehewanan kepada kedudukan manusia yang mulia, namun mereka juga menjadi pembimbing yang mengarahkan manusia ke jalan Tuhan. Ini adalah gambaran yang jelas dari kemampuan Islam yang menakjubkan  untuk membuat masyarakat beradab dan menghaluskan jiwa mereka.[7] Dengan demikian Islam sendiri merupakan peradaban.Islam datang dengan tatanan, aturan dan hukumnya yang telah berjalan, sehingga terjadilah pertarungan yang banyak memakan waktu. Bangsa Quraisy sangat memusuhi dakwah Islam. Salah satu faktor yang mendorong bangsa Quraisy menentang seruan Islam :
Persaingan kekuasaan; kaum Quraisy tidak dapat membedakan antara kenabian dan kekuasaan, sehingga mereka mengira bahwa tunduk kepada agama Islam berarti tunduk pada kekuasaan Muhammad.
Layaknya setiap reformer, Rasulullah dengan Islamnya banyak menghadapi tantangan dan perlawanan Sesungguhnya begitu mereka tetap gigih tidak mau mengakui, tetap menolak, sampai-sampai mereka terdorong mengobarkan perang matia-matian. Bahaya dan bencana peperangan itu baru padam sesudah Islam mendapatkan kemenangan, sesudah Allah menempatkannya di atas segala agama.


BAB IV
MASA MADINAH

Pertama-tama perkataan “Madinah” sendiri  yang berarti “kota” secara etimologi berasal dari akar kata yang sama dengan perkataan “madaniyyah” dan “tamaddun”, yang artinya peradaban. Sehingga dengan latar belakang kata tersebut, dapat difahami bahwa kitab suci al-Qur’an sesungguhnya mencela kehidupan “liar” atau “barbar”
 Di samping berdakwah kepada penduduk makkah, rasul juga berdakwah kepada para jamaah haji dari daerah dan kota lain. Dakwah beliau mendapat sambutan dari enam orang penduduk yastrib yang kemudian masuk Islam, setelah pulang mereka giat menyebarkan Islam ke Madinah sehingg tak ada satu rumahpun di kota madinah yang tidak mendengar nama Nabi atau memperbincangkannya. Setahun berikutnya tiga belas orang madinah, dua belas orang laki-laki dan satu orang perempuan menemui Nabi di desa aqabah dan mengadakan perjanjian untuk taat kepada Rasulullah, yang kemudian dikenal dengan Baitul Aqabah pertama ( 1 Juli 622 M).
Pada musim haji berikutnya tujuh puluh tiga penduduk Madinah membaiat Rasul yang kemudian dikenal dengan baitul Aqabah dua., mereka mengakui Rasul sebagai pemimpin dan meminta beliau untuk berkenan hijrah ke Madinah. Mereka berjanji akan membela rasul seperi mereka membela diri sendiri.[8]
Bai’at Aqabah kesatu dan kedua telah membuka lembaran baru oleh Islam, oleh kebanyakan pemikir Islam dua bai,at tadi dianggap sebagai batu pertama dari bangunan negeri Islam.
Orang madinah mengundang nabi untuk hijrah di negerinya dengan harapan melalui pengaruh pribadi agama yang dibawa rasul, perang yang bekepanjangan diantara mereka (auz dan Khazraj) yang hamper menghancurkan sendi-sendi kehidupan madinah akan berakhir. Dari segi agama hijrahnya nabi berarti diakuinya Muhammad sebagai  nabi, dan dari segi politik diterimanya beliau sebagai pemimpin dan penengah diantara golongan yang bermusuhan di Madinah. Kedatangan nabi bersaama 70 sahabatnya telah  membawa perubahan besar, baik di bidang politik, social, ekonomi maupun budaya. Dan itu merupakan era baru dalam usaha beliau mengefektifkan dakwah Islam.
Madinah sebelumnya tidak ada pemimpin dan belum ada Negara apalagi tentara, polisi dan  birokrasi. Di sana masing-masing suku mempunyai aturan-aturan sendiri sehingga sering terjadi permusuhan. Rasul datang ke Madinah setelah mencari tempat akhirnya memilih sebidang tanah milik Bani Najar. Ia adalah bani yang terkenal. Nabi membeli tanah dari bani itu, tetapi mereka memberinya dengan  Cuma-Cuma. Di situlah nabi membangun masjid, rumah. Setelah itu nabi melakukan sesuatu, oleh nabi Madinah di bangun dengan ajaran agama yang merupakan perwujudan sebuah system nilai yang berintikan ajaran tauhid dandoktrin mencapai kebaikan melalui Amar ma’ruf Nahi munkar, sehingga madinah menjadi pusat peradaban, cerminan nilai-nilai kemanusiaan yang paling luhur.[9]
Pembangunan sebuah kota bukan hanya pembangunan fisik, melainkan dan terutama adalah pembangunan masyarakat. Diantara strategi nabi Muhammad SAW dalam membina masyarakat, landasan utamanya adlah kontrak social diantara warga Negara dalam konstitusi Madinah yang berisikan tentang:
1.      Kepatuhan dan ketaatan terhadap kontrak social, hal itu yang akan membentuk kewarganegaraan.
2.      Membangun masjid Quba.Melalui masjid, nabi tidak hanya mengajak manusia berkomunikasi secara bersama dengan Tuhan, tetapi juga membina Akhlak yang luhur.
3.      Membentuk hubungan persaudaraan, terutama terhadap kaum Anshar dan Muhajirin, yang mewakili komunitas yang jauh berbeda,
4.      Perjanjian dengan non Muslim untuk membentuk kesatuan di Madinah
5.      Peletak dasar-dasr politik, ekonomi dan social.[10]
Dalam hal ini,aspek kehidupan politik dan bernegara telah di praktekkan oleh nabi Muhammad SAW untuk membangun Islam,membangun dan memimpin umatnya.setelah
Oleh karena itu, Marshal Hodgson, misalnya mengatakan bahwa ajaran Nabi, yakni Islam adalah esensinya bersifat  kota (urban) secara radikal.[11]dalam kontrasnya dengan pola umum dengan kehidupan di Jazirah Arabia saat itu sebagaimana di ungkapkan oleh Ibn Taymiyyah, pola hidup orang-orang Arab Jahiliyyah ialah tiadanya keteraraturan, dengan ciri menonjol tidak adaya pranata kepemimpinan masyarakat yang mapan , yang menjadi kebutuhan masyarakat maju, selain daripada pranata kepemimpinan atas dasar kesukuan (tribalisme) dan keturunan saja.[12]
Madinah menjadi Negara yang makmur di kalangan yahudi mengadakan perlawanan karena mereka ingin lebih unggul dari agama-agama lain,mereka melanggar perjanjian tersebut.
Periode Madinah ini peradaban Islam di kanal sebagai peradaban moral.[13] Masa ini disebut masa keemasan Islam yang penuh dengan teladan dalam Islam. Di dalam periode ini tidak ada system dinasti dalam pemerintahan. Ketika seorang khalifah meninggal, maka penggantinya diangkat dengan berdasarkan penunjukan.



BAB V
TINJAUAN KRITIS TERHADAP FASE-FASE PERADABAN ISLAM

Banyak dari kita yang sudah mengetahui tentang fase-fase peradaban islam yang diperkirakan Rasulullah. Dalam haditsnya yang terkenal, beliau menyebutkan tentang keadaan dan kondisi umat islam, yang dalam hal ini beliau cirikan dengan keadaan para penguasanya. Setidaknya beliau membagi fase peradaban islam setelah beliau wafat dalam empat fase. Fase pertama adalah fase dimana kepemimpinan kaum muslimin dikelola oleh orang-orang yang mengacu pada cara (manhaj) kepemimpinan nabi (khilaafah ‘alaa minhaajin –nubuwwah), yang adil dan mengangkat kewibawaan Islam. Menurut para ulama pergerakan, fase ini disepakati sudah berlalu dengan para aktornya adalah khulafaa-ur-rasyidiin (Khalifah-khalifah yang diberikan petunjuk: Abu Bakr, Umar, Utsman dan Aliy ). Fase kedua merupakan masa dimana para penguasanya kebanyakan adalah penguasa yang sombong, angkuh dan tidak lagi menggunakan manhaj kepemimpinan nabi. Walaupun begitu, para penguasa di fase ini masih menggunakan hukum-hukum Islam sebagai dasar perundangan negara. Fase ini disepakati oleh para ulama pergerakan juga sudah terlewati. Diakhiri dengan runtuhnya kekhilafahan Islam internasional Turki Utsmani pada tahun 1923.
Selanjutnya kaum muslimin akan dihadapkan dengan masa dimana para penguasanya adalah penguasa yang zholim, kejam dan menindas kaumnya sendiri. Fase inilah yang kemudian ditengarai sedang terjadi di dunia Islam pada masa-masa sekarang. Faktanya adalah keadaaan yang melingkupi negeri-negeri Muslimin satu abad terakhir. Bahkan sisa-sisa penindasan itu masih terjadi di beberapa negeri muslim. Begitulah, nasib umat Islam dari zaman ke zaman, terus menurun dari generasi ke generasi, terutama dari segi kualitas internalnya. Akan tetapi, Rasulullah SAW juga tidak membiarkan umatnya berada dalam keputusasaan. Beliau tetap memberitakan bahwa di akhir zaman nanti, setelah fase yang ketiga ini selesai, maka akan muncul masa dimana kepemimpinan umat Islam akan diusung kembali oleh penguasa yang adil. Yaitu orang-orang yang memimpin sesuai dengan manhaj kepemimpinan Rasulullah. Kepemimpinan inilah yang akan membawa umat Islam kembali berwibawa dan menjadi soko guru bagi semesta dunia (ustaadziyyaatul ‘aalam). Pada saat itulah Islam benar-benar bisa dirasakan dan dibuktikan kebenarannya sebagai rahmatan lil ‘alamiin. Namun, tentu saja masa kembalinya keemasan ini bukan didapat dengan cuma-cuma, Allah tidak memberikannya begitu saja tanpa harga yang harus dibayar. Oleh karena itulah, umat Islam harus berusaha sekuat mungkin untuk bisa melunasi harga yang harus dibayar tersebut.
Fase-fase peradaban Islam di atas, juga mewariskan berbagai macam hal yang sangat mempengaruhi dan berharga pada dinamika kehidupan peradaban manusia. Ditinjau dari warisan peradaban Islam dari masa ke masa, akan terlihat perbedaan mendasar karakteristik warisan itu, sesuai dengan fase peradaban Islam yang saat itu terjadi. Pada zaman awal Islam disebarkan oleh Rasulullah misalnya, beliau sangat menekankan pada asas dasar dari segala kegiatan kehidupan dan peradaban, yaitu akidah (kepercayaan dan keyakinan kepada Allah ‘Azza wa Jalla). Inilah tonggak awal dan dasar dari peradaban Islam itu sendiri. Sekaligus mendasari perbedaan dengan peradaban lain yang pernah ada di dunia ini. Beliau juga meletakkan dasar-dasar hukum interaksi kehidupan manusia dengan syariat yang dibawanya. Tidak sampai disitu, Rasul juga menyumbangkan dirinya selama berada di Madinah, untuk membangun sebuah negara ideal yang berlandaskan Islam sebagai cikal bakal peradaban Islam itu sendiri.











BAB IV
KESIMPULAN

Makkah yang dikelilingi gurun Sahara, tanah gersang dan tandus. Penduduknya yang terdiri dari suku badui yang berwatak keras, hal itu yang menjadikan rentan konflik antar mereka.
Muhammad berdakwa menyebarkan agama Islam dalam situasi makkah porak poranda dengan paganism yang telah mengakar di hati penduduk tersebut, bahkan orang dekat atau keluarga  nabi sendiri hanya beberapa orang saja yag mau mengikuti agama nabi. Agama-agama lain juga berusaha merubah peradaban negeri itu, itupun hanya beberapa kabilah saja yang mengikuti, maka sudah jelaslah terbaca akan penderitaan nabi dalam menyiarkan Islam.
Meskipun kemenangan di Madinatul Munawwarah dengan membangun Negara yang berlandaskan Islam bukan berarti tak ada perlawanan. Di Madinah masih mendapatkan perlawanan dari kalangan yang tidak suka terhadap kemakmuran madinah dan dari kalangan yahudi
Orang muslim merupakan orang  yang berpandangan positif dan terbuka terhadap berbagai budaya bangsa orang lain. Kelebihan inilah yang menjadikan Islam sebagai yang pertama kali mampu menyatukan khazanah bersama secara internasional dan kosmopolit. Sebelum lahir peradaban Islam, ilmu pengetahuan memang telah ada namun sifat dan semangatnya sangat nasionalistik dan parokialistik, dengan eksklusifitas dari masing-masing dari pengaruh luar karena merasa paling benar.
Sebaliknya, kaum muslim (selain) menyebarkan agamanya, ternyata mereka tidak saja pandai berbuat tetapi juga rajin belajar. Secara politis, penguasa-penguasa muslim menyadari keterbatasan mereka dan tentang kemajuan kebudayaan dari banyak kerajaan yang ditaklukkannya.





[1] Nur kholis Madjid, Islam, Doktrin dan Peradaban (Jakarta : Yayasan Wakaf Paramadina), 1992), 235
[2] John l. Esposito, Ancaman Islam, Mitos atau Realita? (Bandung : Mizan, 1994), 44
[3] Philip K Hitti, History of the arabs Tenth Edition (London : The Macmillan press LTD, 1970), 3
[4] Asghar Ali Engineer, Asal Usul dan Perkembanagan Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, tt), 18
[5] Ibid, 65
[6] Muhammad Husain Haikal, Sejarah Hidup Muhamad, (Bogor : litera antar Nusa 2003), 16
[7] Muhammad Quthub, Islam Agama Pembebas (Yogyakarta : Mitra Pustaka, 2001), 295
[8]Asghar Ali, Asal Usul dan Perkembangan Islam, 158 
[9] Said Agil Husain Munawwar, Dimensi-Dimensi Kehidupan Dalam Perspektif Islam (Malang: Pascasarjana UNISMA 2001), 167
[10] Ibid, 169
[11] Marshal G. Hodgson, “The Venture of Islam´jil: I (Chicago : The University of Chicago Press, 1974)
[12] Ibn Taymiyyah, “Minhaj al Sunnah” jil. I, (Riyaid : Maktabat al Riyald al-Haditsah
[13]  Opcit,, Islam kemarin dan Hari Esok….., 68

{ 0 komentar... read them below or add one }

Post a Comment

Makasih dah mau ngasih komen smoga bermanfaat bagi semua kalangan dan bloger, Komentar anda sangat berarti bagi saya, mohon kritik dan saran

JAWAPOSTING's Fan Box

JAWAPOSTING on Facebook and

Recent Post

Label

' (2) 6 (1) ADSENSE (3) ANTI MALAYSIA (5) APLIKASI (6) arti (28) ARTIKEL (701) ARTIS (21) ASEAN (5) ASMARA (5) AWARD (1) B (1) BAHASA INDONESIA (74) BAHASA INGGRIS (106) BAHASA JAWA (10) BAHASA JEPANG (2) BANK (2) BARAT (3) BERITA (1) BIOGRAFI (3) BISNIS (69) BOEKP (12) BUKU (1) BUKU TAMU (3) CARA BELAJAR SABAR (2) cara download musik di blog aku (3) cerita rakyat (14) cerpen (25) cerpen pondok TBI (3) CHEAT PB (1) chord (1) cinta (1) Connect With Friend (1) copas (3) DANGDUT (1) design (1) DESKRIPSI (4) DI JUAL (2) DOWNLOAD GRATIS (87) DRAMA (17) drama ku (2) ELEKTRONIK (5) FACEBOOK (73) FALAK (1) FENOMENA (1) film (38) FILM INDONESIA (12) FLASHDISK (3) gambar (3) GAME (8) GAWE KONCOKU (2) GRATIS (1) GUESTBOOK (1) HACKER (7) HARDWHARE (1) HARGA (1) HARI RAYA IDUL ADHAH (1) HEWAN (2) HIJAB (1) HUKUM (16) i (1) I (1) ide konyol (1) IKLAN (1) ilmu otomotif (13) INDONESIA (91) INDOSAT (1) INFORMASI (118) INSTALASI (2) INTERNASIONAL (19) INTERNET (73) IPA (8) Iptek (13) ISENG (1) ISLAM (157) JANGAN MINDER (1) JUAL BELI (4) KARYA ILMIAH (5) Karyaku (1) KATA BIJAK (1) KATA MUTIARA (3) KEBUDAYAAN (5) kehidupan sehari-hari (1) KEMERDEKAAN INDONESIA (2) KERAJAAN (1) KESEHATAN (24) KHUSUS MAS ALFAN RECCERY (1) KHUTBAH (3) KIMIA (2) KIRIM ARTIKEL MU (4) kisah dalam puisi (2) KISAH KU (10) KITAB (1) KITAB ALFIYAH (2) KOMPUTER (36) KONTES (1) KORAN FESBUK (105) KORD (15) KOTAK MASUK EMAILKU (129) KRITIKAN PEDAS SANG GARUDA (1) Kucing Hias (5) KUNCI GITAR (19) kurikulum (3) LAPORAN (5) LIPUTAN (1) LIRIK (28) LIRIK LAGU (30) logo (6) lucu (3) makalah (113) management (1) masyarakat (1) MENGHITUNG (1) MOBILE (31) MODIFIKASI (1) MOJOKERTO (1) MOTOR (1) MP3 (25) MUSIK (41) NARATIVE TEKS (4) NEGARA (5) NEWS (1) NOT FOUND (1) novel (7) OBAT (1) OLAH RAGA (9) OM BEDHUN_19 (1) OTOMOTIF (7) OVJ (3) OVJ Opera Van Java (3) paid to comment (1) PAPER (1) PASANG IKLAN (1) PAYPAL (4) PDTM (4) PEMILU (2) PEMIRINTAH (5) pendidikan (3) pendidikankan (669) pendidkan (43) PENELITIAN (4) PENEMUAN (1) PENGAJIAN (10) pengertian (9) PENGETAHUAN (87) PENYAKIT (4) perawatan badan (4) PERBANKAN (3) PERKEMBANGAN (2) PHONSEL (16) PHOTO ALBUM PRIBADI (3) PIDATO (3) PLANET (5) point blank (1) POLITIK (6) PORN (13) PROGRAM (1) PROPOSAL (3) puisi (8) PUISI CINTA (2) PULSA (1) RADIO ONLINE (1) RAMALAN ZODIAK (10) RAN ONLINE (3) RESENSI NOVEL (3) RESEP MAKANAN (46) RESUME (1) RINGTONE (1) RPP (23) RUMAH TANGGA (1) SEJARAH (38) SEMINAR (2) SENI (12) SEX (8) Sex On the street (1) SHOPPING (1) silabus (1) SKRIPSI (6) SOAL (5) softwere (12) SUARA ANAK BANGSA (1) sulap (1) TANAMAN (2) TEKNOLOGI (11) TEMPAT SHARING (1) TEMPLET JAWAPOSTING (1) tentang lagu (1) TENTANG Q (19) teriamkasih anda telah mengunjungi blog ini (3) TERJEMAH AL-QUR'AN (7) TESIS (1) THEME (1) TIPS (24) trafik meledak (1) trik bloger (47) trik Facebook (29) TRIK FS (4) TRIK RAN ONLINE (1) TUGAS (11) tugas pdtm 2 (5) TUKAR LINK (1) tulia (3) TULISAN ORANG (580) TUTORIAL (12) TV ONLINE (18) TWITTER (13) UAN (2) ume (3) UMUM (428) VIDIO MUSIK (2) welpaper (11) WINDOWS (2) WISATA HATI (1) wordpress (1) XP (1) youtube (1)

Followers